Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS
DENGAN PENDEKATAN
METODE HABBERSTAD PRODUCTIVITY
DI KOPERASI KELUARGA BESAR SEMEN PADANG
WIDYA LAILA (2006) | Skripsi | Teknik Industri , Teknik Industri
Bagikan
Ringkasan
Koperasi Keluarga Besar Semen Padang merupakan suatu wadah perekonomian
yang bersifat sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan
anggotanya. KKSP memiliki beberapa macam unit usaha, seperti unit toko; varia
usaha; perdu; simpan pinjam; kontraktor dan cleaning servis serta transportasi
semen curah. Untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan Koperasi Keluarga
Besar Semen Padang mendapatkan hasil akhir yang diinginkan yaitu keuntungan
dibandingkan dengan sumber daya yang telah dihabiskan, maka dilakukan
pengukuran tingkat produktivitasnya.
Pengukuran tingkat produktivitas parsial ini dilakukan dengan menggunakan
model Habberstad Productivity (POSPAC), yang terdiri dari: produktivitas
produksi (Production), organisasi (Organization), penjualan (Sales), produk
(Product), tenaga kerja (Labour), dan modal (Capital).
Dari hasil pengukuran dengan menggunakan model Habberstad ini diperoleh:
Tahun No. Produktivitas
2001 2002 2003 2004 2005
1 Produksi (Production) 1,28 1,38 1,43 1,43 1,39
2 Organisasi
(Organization) 69,45 75,22 41,05 46,98 38,24
3 Penjualan (Sales) 107,89 140,06 116,70 138,95 20,35
4 Produk (Product) 0,28 0,38 0,43 0,43 0,39
5 Tenaga Kerja(LAbour) 1,95 2,28 2,04 1,74 1,89
6 Modal (Capital) 0,76 0,56 0,75 0,82 1,11
Dari pengolahan data diketahui bahwa produktivitas produksi, penjualan,
organisasi, dan tenaga kerja adalah produktivitas parsial yang mengalami
penurunan. Sedangkan produktivitas parsial yang mengalami peningkatan adalah
produktivitas produk dan modal. Produktivitas parsial yang mengalami penurunan
disebabkan karena belum adanya pembaharuan kontrak tarif pengangkutan semen
curah dengan pihak PT.Semen Padang. Karena kontribusi penjualan unit
transportasi semen curah terhadap penjualan total Koperasi Keluarga Besar Semen
Padang cukup besar. Tetapi Secara keseluruhan, produktivitas parsial Koperasi
Keluarga Besar Semen Padang sudah baik.
Ringkasan Alternatif
Koperasi Keluarga Besar Semen Padang merupakan suatu wadah perekonomian
yang bersifat sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan
anggotanya. KKSP memiliki beberapa macam unit usaha, seperti unit toko; varia
usaha; perdu; simpan pinjam; kontraktor dan cleaning servis serta transportasi
semen curah. Untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan Koperasi Keluarga
Besar Semen Padang mendapatkan hasil akhir yang diinginkan yaitu keuntungan
dibandingkan dengan sumber daya yang telah dihabiskan, maka dilakukan
pengukuran tingkat produktivitasnya.
Pengukuran tingkat produktivitas parsial ini dilakukan dengan menggunakan
model Habberstad Productivity (POSPAC), yang terdiri dari: produktivitas
produksi (Production), organisasi (Organization), penjualan (Sales), produk
(Product), tenaga kerja (Labour), dan modal (Capital).
Dari hasil pengukuran dengan menggunakan model Habberstad ini diperoleh:
Tahun No. Produktivitas
2001 2002 2003 2004 2005
1 Produksi (Production) 1,28 1,38 1,43 1,43 1,39
2 Organisasi
(Organization) 69,45 75,22 41,05 46,98 38,24
3 Penjualan (Sales) 107,89 140,06 116,70 138,95 20,35
4 Produk (Product) 0,28 0,38 0,43 0,43 0,39
5 Tenaga Kerja(LAbour) 1,95 2,28 2,04 1,74 1,89
6 Modal (Capital) 0,76 0,56 0,75 0,82 1,11
Dari pengolahan data diketahui bahwa produktivitas produksi, penjualan,
organisasi, dan tenaga kerja adalah produktivitas parsial yang mengalami
penurunan. Sedangkan produktivitas parsial yang mengalami peningkatan adalah
produktivitas produk dan modal. Produktivitas parsial yang mengalami penurunan
disebabkan karena belum adanya pembaharuan kontrak tarif pengangkutan semen
curah dengan pihak PT.Semen Padang. Karena kontribusi penjualan unit
transportasi semen curah terhadap penjualan total Koperasi Keluarga Besar Semen
Padang cukup besar. Tetapi Secara keseluruhan, produktivitas parsial Koperasi
Keluarga Besar Semen Padang sudah baik.