Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Penilaian Kinerja Dan Simulasi Lalu Lintas Di Jalan Sukajadi Menggunakan Software Vissim
Muhammad Rizqi (2020) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Kota Bandung merupakan Ibukota Provinsi Jawa Barat yang memiliki banyak destinasi wisata yang mampu menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal inilah yang menjadi penyebab utama kinerja jalan di Kota Bandung mulai menurun dan terjadi kemacetan di berbagai titik di Kota Bandung. Salah satu daerah ramai di Kota Bandung adalah Jalan Sukajadi. Maka dari itu, Dinas Perhubungan dan Polrestabes Kota Bandung membuat rekayasa lalu lintas di Jalan Sukajadi dengan pemasangan barrier untuk mengurangi kemacetan di beberapa titik. Sehingga, perlu adanya penilaian kinerja jalan di Jalan Sukajadi. Tugas akhir ini menilai kinerja Jalan Sukajadi dengan menghitung parameter-parameternya seperti: derajat kejenuhan (DS), kapasitas (C), arus lalu lintas (Q) dan Kecepatan (V), dengan berpedoman pada MKJI 1997 dan membuat simulasi lalu lintas menggunakan software vissim pada kondisi eksisting. Setelah menilai kinerja jalan pada kondisi eksisting, kemudian membuat dua pemodelan baru sebagai treatment pada arus yang memiliki nilai derajat kejenuhan (DS) > 0.75. Pemodelan 1 merupakan kondisi eksisting dengan menutup akses putar balik di daerah Taman Sukajadi dan pemodelan 2 merupakan kondisi eksisting dengan menutup akses putar balik di daerah Taman Sukajadi serta menutup simpang 4. Hasil yang didapat adalah pemodelan 1 memiliki nilai derajat kejenuhan (DS) > 0.75 sebanyak 2 ruas dari 14 ruas dan pemodelan 2 memiliki nilai derajat kejenuhan (DS) > 0.75 sebanyak 5 ruas dari 14 ruas. Sehingga, barrier yang perlu dipasang adalah sepanjang Jalan Sukajadi dengan kondisi simpang 3 dan 4 dibuka. Kata kunci: barrier, derajat kejenuhan (DS), kapasitas (C), pemodelan, rekayasa lalu lintas, software vissim.
Ringkasan Alternatif
Bandung, the Capital of West Java Province, has many tourist destinations that can attract the attention of local and foreign tourists. This is the main cause of the performance of roads in Bandung began to decline and congestion at various points in the city of Bandung. This is the main cause of the performance of roads in Bandung began to decline and creates Traffic jams at various points in Bandung. One of the crowded areas in Bandung is Jalan Sukajadi. Moreover, The Department of Transportation and Capital City Police of Bandung made traffic engineering on Jalan Sukajadi by installing barriers to reduce the traffic jams at several points. So, there is a need for road performance assessment on Jalan Sukajadi. This final project assesses the performance of Jalan Sukajadi by calculating its parameters such as: degree of saturation (DS), capacity (C), traffic flow (Q), and Velocity (V), based on MKJI 1997 and making traffic simulations using VISSIM software on existing conditions. After assessing the road performance on the existing conditions, two new models as a treatment for currents that have a degree of saturation (DS)> 0.75. are made. Modeling 1 is the existing condition by closing the reverse access in the area of Taman Sukajadi, and modeling 2 is the existing condition by closing the return access in the Sukajadi Park area and closing the intersection 4. The results obtained are modeling 1 has a degree of saturation (DS)> 0.75 for 2 segments of 14 segments, and modeling 2 have a value of degree of saturation (DS)> 0.75 for 5 segments of 14 segments. Thus, the barrier that needs to be installed is along Jalan Sukajadi with conditions of intersections 3 and 4 opened. Keywords: barrier, degree of saturation (DS), capacity (C), modeling, traffic engineering, software vissim.