Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Penilaian Kinerja Terminal Tipe C Kebon Kalapa Kota Bandung
Dony Eka Wijayanto (2017) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Terminal Kebon Kalapa memiliki fungsi untuk melayani pergerakan penduduk Kota Bandung yang menggunakan kendaraan angkutan umum. Lokasi terminal yang berada di dekat pusat Kota Bandung membuat meningkatnya kebutuhan akan terminal tersebut. Peninjauan kembali terhadap luas, lokasi, kelengkapan dan keterawatan fasilitas yang tersedia di terminal Kebon Kalapa akan meningkatkan kinerja dari terminal tersebut. Penilaian kinerja dilakukan dengan meninjau luas area terminal berdasarkan arus pergerakan kendaraan yang beroperasi di terminal baik yang masuk maupun keluar terminal, serta kelengkapan fasilitas baik dari segi penataan maupun fungsinya berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1995 tentang Terminal Transportasi Jalan dan LPM UGM, Pusat Pengembangan Teknologi Tepat (PPTT, Final Report untuk Studi Standarisasi di Wilayah Perkotaan) Tahun 1994. Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan, luas terminal tipe C tergantung pada kebutuhan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Hal ini terlihat dari luas terminal yang sebesar 860m² serta jumlah tertinggi kendaraan yang masuk terminal yaitu 881 kendaraan dan yang keluar terminal yaitu 816 kendaraan setiap 1 jam. Berdasarkan LPM UGM, luas untuk masing masing fasilitas tidak memenuhi syarat sesuai dengan luas fasilitas terminal tipe C. Adapun masing masing fasilitas tersebut yaitu ruang parkir angkot, sirkulasi kendaraan, kamar mandi, kios, mushola, pos retribusi, dan ruang informasi. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa kinerja Terminal Kebon Kalapa buruk. Kata Kunci: Terminal, Kebon Kalapa, Penilaian, Kinerja, Angkutan.
Ringkasan Alternatif
Terminal Kebon Kalapa has a function to serve the population movement of Bandung City using public transport vehicles. The location of the terminal located near the center of Bandung makes the increasing need for the terminal. A review of the area, location, amenities and facilities available at the Kebon Kalapa terminal will improve the performance of the terminal. Performance assessment is conducted by reviewing the area of the terminal based on the current movement of vehicles operating in terminals both in and out of terminals, and completeness of facilities both in terms of arrangement and function based on Minister of Transportation Decree No. 31 of 1995 on Road Transportation Terminal and LPM UGM, Center for Appropriate Technology Development (PPTT, Final Report for Standardization Study in Urban Areas) Year 1994. Based on the Decree of the Minister of Transportation, the area of type C terminal depends on the need not in accordance with the conditions in the field. This can be seen from the wide of the terminal which is 860m² and the highest number of vehicles entering the terminal is 881 vehicles and the exit terminal is 816 vehicles every 1 hour. Based on LPM UGM, the area for each facility is not qualified in accordance with the type of terminal facility type C. Each of these facilities is angkot parking space, vehicle circulation, bathroom, kiosk, prayer room, retribution post, and information room. From the results of the discussion can be concluded that the performance of Terminal Kebon Kalapa bad. Keywords: Terminal, Kebon Kalapa, Assessment, Performance, Vehicles.
Sumber