Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PENINGKATAN ALGORITMA STEMMING PORTER BAHASA INDONESIA BERDASARKAN METODE MORFOLOGI DENGAN MENGAPLIKASIKAN ATURAN KOMBINASI AWALAN AKHIRAN
Lutfi Ali Muharrom (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Intisari___ Algoritma stemming memiliki kelebihan dan kekurangannya. Efektifitas algoritma stemming dapat diukur berdasarkan beberapa parameter, seperti kecepatan proses dan memiliki kelemahan dalam hal keakuratan, dan kesalahan stemming.Metode stemmingdengan menggunakan morfologi suatu kata memiliki beberapa kekurangan seperti tidak tepat menghilangkan awalan pada kata dasar yang berawalan huruf ÃâkÃâ, ÃâtÃâ, ÃâsÃâ, ÃâpÃâ serta tidak tepat dalam menghilangkan akhiran terutama untuk akhiran ÃâkanÃâ dan ÃâanÃâ.Modifikasi porter stemmer untuk stemming pada kata Bahasa Indonesia dengan memanfaatkan dua morfologi Bahasa Indonesia. Jadi, proses stemming dapat lebih cepat dilakukan. Dalam tugas akhir ini dilakukan 10x uji coba pada dokumen jurnal yang hanya diambil abstarknya saja dan didapatkan akurasi sebesar 50,83%, Precission 50,83%, dan recall 75,80%.
Ringkasan Alternatif
Abstract___ Stemming algorithm has advantages and disadvantages . Stemming algorithm effectiveness can be measured by several parameters , such as the speed of the process and have a weakness in terms of accuracy , and errors stemming stemming.Metode using morphological word has several drawbacks such as the right not omit the prefix on the basis of words beginning with the letter " k " , " t " , " s " , " p " and is not appropriate in removing the suffix especially for the suffix " kan " and " an " . porter stemmer for stemming the increase in the Indonesian language by utilizing two Indonesian morphology . Thus , stemming process can be expedited . In this final task performed 10 trials on a document drawn abstract journals only course and obtained an accuracy of 50.83 % , precission 50.83 % , and 75.80 % recall .