Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Peningkatan Pembiayaan Bagi Hasil Melalui Penetapan Tingkat Risiko Pembiayaan (NPF) Dan Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan)
Diantini Citrawati Slamet NIM. (2016) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Pembiayaan bagi hasil pada bank umum syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) posisinya masih rendah dalam periode 2010-2014. Idealnya pembiayaan bagi hasil yang mendominasi diantara jenis pembiayaan lainnya karena sesuai dengan sistim bagi hasil yang menjadi prinsip utama bank syariah sekaligus pembeda dengan bank konvensional, namun kenyataannya bukan pembiayaan bagi hasil yang mendominasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisa faktor-faktor yang menjadi penentu peningkatan pembiayaan berbasis bagi hasil diantaranya, tingkat risiko pembiayaan (NPF) dan dana pihak ketiga dengan melihat laporan keuangan tahunan bank umum syariah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sampel purposive sampling, yaitu 11 bank umum syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Data yang diperoleh adalah data sekunder berupa laporan keuangan publikasi tahunan terdiri dari neraca dan laba rugi selama 5 tahun, yaitu tahun 2010-2014. Teknis analisis data yang dipergunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel tingkat risiko pembiayaan (NPF) secara parsial berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap variabel pembiayaan bagi hasil. Sedangkan variabel dana pihak ketiga secara parsial berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap variabel pembiayaan bagi hasil.
Ringkasan Alternatif
The research based on the annual financial statements consisting of the balance sheet and income statement from 2010-2014. Ideally profit sharing financing that dominates among other types of financing due in accordance with the profit sharing system is a fundamental principle of Islamic banks with conventional banks as well differentiator, but the reality is not profit sharing financing dominate. The purpose of this research is to examine and analyze how much profit sharing financing is influenced by non performing financing and third party fund. This research uses descriptive analysis and verification analysis with quantitative approach. This research using purposive sampling, which is 11 Islamic banks registered in the Financial Services Authority. The data obtained is an annual publication of financial statements consisting of balance sheet and income statement for 5 years in 2010-2014. Technique of multiple linear regression analysis is used to analyse the data. The results showed that the variables of non-performing financing (NPF) is partially significant effect with a negative direction of the variable profit sharing financing. While the variable third party fund is partially significant effect with a positive direction of the variable profit sharing financing.
Sumber
Judul Serupa
- Pengaruh Pembiayaan Bagi Hasil dan Tingkat Risiko Pembiayaan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus pada Bank Umum Syariah Indonesia yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan)
- Analisis Pembiayaan Murabahah Dan Tingkat Risiko Pembiayaan (NPF) Terhadap Profitabiltas (Studi Pada Bank Umum Syariah Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan )
- Meningkatkan Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Melalui Penghimpunan Dana Pihak ketiga Dan Penetapan Tingkat Bagi Hasil (Studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Yang terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan)
- Pengaruh Dana Pihak Ketiga Dan Non Perfoming Financing Terhadap Profitabilitas Bank Syariah (studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Yang terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan)