Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PENJADWALAN JOB SHOP N JOB M MESIN PADA PROSES
PEMBUATAN PRODUK COKLAT YANG TERJADI DI PT.CSR
DENGAN MEMINIMASI MAKESPAN
Taopik Setiansyah (2006) | Skripsi | Teknik Industri , Teknik Industri
Bagikan
Ringkasan
Perusahaan PT.CSR merupakan suatu badan usaha yang bergerak dalam bidang
produksi. Perusahaan ini memproduksi produk coklat berupa coklat messes dan
coklat blok yang berbasis pada order (make to order), dalam proses pengerjaan
kedua jenis coklat tersebut, perusahaan melakukannya berdasarkan pesanan pada
produk yang paling banyak. Pada saat ini perusahaan mengalami peningkatan
produksi, tetapi perusahaan memiliki mesin yang terbatas, sehingga
mengakibatkan menurunnya kepuasan pada pelanggan.
Agar pelaksanaan produksi dilantai pabrikasi ini berjalan dengan baik dan lancar,
maka diperlukan suatu penjadwalan yang dapat mengatur aktivitas-aktivitas
pembuatan produk coklat yang akan dilakukan yaitu dengan menggunakan metode
penjadwalan algoritma jadwal aktif dengan aturan prioritas SPT (shortest
processing time) dengan kriteria meminimasi makespan, yaitu dengan
meminimalkan total waktu proses yang dibutuhkan untuk menyelesaikan
sekumpulan pekerjaan (job) berdasarkan waktu proses terpendek, sehingga dapat
memenuhi pesanan.
Dari pengolahan data, proses penjadwalan terhadap produk coklat messes dan
coklat blok yang dilakukan perusahaan, yaitu berdasarkan jumlah pesanan paling
banyak adalah coklat messes dan waktu yang didapat sebesar 14347.45 menit.
Langkah selanjutnya yaitu proses penjadwalan terhadap kedua produk coklat
dengan menggunakan metode algoritma jadwal aktif dengan aturan prioritas SPT
(shortest processing time), berdasarkan pengerjaan terhadap kedua produk coklat
dengan waktu yang paling pendek. Prioritas job yang terpilih dengan
menggunakan aturan SPT (shortest processing time) adalah proses pengerjaan
coklat blok dan waktu yang didapat sebesar 11101,52 menit.
Penjadwalan menggunakan algoritma jadwal aktif dengan aturan prioritas SPT
(shortest processing time), terbukti dapat mereduksi makespan proses pembuatan
kedua produk coklat, yaitu dari 14347.45 menit menjadi 11101,52 menit. Dengan
aturan ini maka akan didapat suatu jadwal yang mampu mengurangi waktu
pengerjaan/penyelesaian dari keseluruhan pemesanan dengan kriteria meminimasi
makespan.
Ringkasan Alternatif
Perusahaan PT.CSR merupakan suatu badan usaha yang bergerak dalam bidang
produksi. Perusahaan ini memproduksi produk coklat berupa coklat messes dan
coklat blok yang berbasis pada order (make to order), dalam proses pengerjaan
kedua jenis coklat tersebut, perusahaan melakukannya berdasarkan pesanan pada
produk yang paling banyak. Pada saat ini perusahaan mengalami peningkatan
produksi, tetapi perusahaan memiliki mesin yang terbatas, sehingga
mengakibatkan menurunnya kepuasan pada pelanggan.
Agar pelaksanaan produksi dilantai pabrikasi ini berjalan dengan baik dan lancar,
maka diperlukan suatu penjadwalan yang dapat mengatur aktivitas-aktivitas
pembuatan produk coklat yang akan dilakukan yaitu dengan menggunakan metode
penjadwalan algoritma jadwal aktif dengan aturan prioritas SPT (shortest
processing time) dengan kriteria meminimasi makespan, yaitu dengan
meminimalkan total waktu proses yang dibutuhkan untuk menyelesaikan
sekumpulan pekerjaan (job) berdasarkan waktu proses terpendek, sehingga dapat
memenuhi pesanan.
Dari pengolahan data, proses penjadwalan terhadap produk coklat messes dan
coklat blok yang dilakukan perusahaan, yaitu berdasarkan jumlah pesanan paling
banyak adalah coklat messes dan waktu yang didapat sebesar 14347.45 menit.
Langkah selanjutnya yaitu proses penjadwalan terhadap kedua produk coklat
dengan menggunakan metode algoritma jadwal aktif dengan aturan prioritas SPT
(shortest processing time), berdasarkan pengerjaan terhadap kedua produk coklat
dengan waktu yang paling pendek. Prioritas job yang terpilih dengan
menggunakan aturan SPT (shortest processing time) adalah proses pengerjaan
coklat blok dan waktu yang didapat sebesar 11101,52 menit.
Penjadwalan menggunakan algoritma jadwal aktif dengan aturan prioritas SPT
(shortest processing time), terbukti dapat mereduksi makespan proses pembuatan
kedua produk coklat, yaitu dari 14347.45 menit menjadi 11101,52 menit. Dengan
aturan ini maka akan didapat suatu jadwal yang mampu mengurangi waktu
pengerjaan/penyelesaian dari keseluruhan pemesanan dengan kriteria meminimasi
makespan.