Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Buku Informasi Batik Pring Sedapur Magetan
Qurniawan Andri Putra NIM. (2016) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Batik Pring Sedapur merupakan batik yang berasal dari kabupaten Magetan, tepatnya di dusun Papringan, desa Sidomukti, kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Jawa Timur. Filosofi batik Pring Sedapur ini adalah persatuan dan kesatuan, terispirasi dari tanaman bambu yang tumbuh subur di sekitaran dusun papringan. Tanaman bambu jika bersatu akan menjadi sebuah kekuatan dan jika diurai dapat menjadi sebuah tali yang sangat erat. Para pengrajin batik di dusun Papringan sebelumnya hanya mengerjakan batik secara perorangan, kemudian dikembangkan secara kelompok. Dengan dibentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Mukti Rahayu. Motif batik yang diciptakan oleh para pengrajin pun sudah bertambah banyak, inti dari motif Pring Sedapur adalah serumpun bambu yang dikombinasikan dengan aneka makhluk hidup yang terdapat di gunung lawu. Upaya pemerintah kabupaten Magetan mensosialisasikan batik pring sedapur ini dinilai masih belum efektif. Hal ini dapat dilihat dari sosialisasi batik yang hanya dilakukan di kabupaten Magetan saja, salah satunya dengan melakukan program penggunaan batik bagi pegawai instansi pemerintahan. Untuk membantu gerakan pemerintah kabupaten Magetan mensosialisasikan batik Pring Sedapur, diperlukan sebuah media informasi yang bisa menjelaskan batik Pring Sedapur dengan media yang dapat dinikmati oleh masyarakat saat ini.
Ringkasan Alternatif
Pring Sedapur batik batik is derived from Magetan district, precisely in the hamlet Papringan, Sidomukti village, sub district Plaosan Magetan East Java. Philosophy batik Sedapur Pring this is the unity, inspired from the bamboo plant that thrives in hamlet Papringan Area. Bamboo plants if united will be a force and if itcan be decomposed into a very tight rope. The batik artisans in the village of batik Papringan previously only worked individually, and then developed in the group will be established Business Group (KUBE) Mukti Rahayu. Batik motifs created by the artisans were already increased, the point is allied bamboo motif combined with a variety of living creatures that are in the mountain Lawu. Magetan district government in this kitchen to socialize batik pring still considered not effective, it can be seen from the socialization of batik is only done in Magetan district alone. One of them by making use of batik program for employees of government agencies. To assist the movement of local governments Magetan kitchen to socialize batik pring out the area, needed a medium of information that could explain the batik pring kitchen to the media that can be enjoyed by people.
Sumber