Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERANCANGAN CD INTERAKTIF EFEK RUMAH KACA UNTUK PELAJAR SMA.
RICKY HILMANSYAH (2006) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual , Desain Komunikasi Visual , Desain Komunikasi Visual , Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Gas rumah kaca adalah segumpalan gas yang mengelilingi atmospir bagian dalam (Stratosfer). Akibat dari gas rumah kaca ini menyebabkan panas yang diberikan matahari kebumi tidak bisa memantul kembali keluar angkasa. Karena segumpalan karbon tersebut memantulkannya kembali kebumi, dan akan begitu seterusnya. Efek dari rumah kaca ini adalah terjadinya pemanasan Global dan rusaknya lapisan ozon. Sehingga terjadilah pencaran es dikutub utara, Tumor kulit, cuaca yang tidak menentu dan sebagainya. Gas Rumah Kaca adalah gas yang terdapat di atmosfer bagian stratosfer, dimana pada mulanya berfungsi untuk menghangatkan bumi. namun sejak terjadinya revolusi industri didunia yang dimulai di Inggris, menyebabkan meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca, dimana dapat meningkatkan suhu atmosfer permukaan bumi. Sumber ketakutan Manusia saat ini disebabkan semakin meningkatnya konsentrasi Gas Rumah Kaca sejak revolusi industri ( Ilmu kebumian dan antariksa, Prof.Dr.H. Bayong Tjasyono HK., DEA ) Akibat dari meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca, bumi mengalami pemanasan global dan rusaknya lapisan Ozon. kejadian ini disebut juga sebagai efek rumah kaca, dimana kondisi planet bumi ini seperti rumah kaca yang dimana, didalam rumah tersebut lebih panas dibandingkan diluar. Akibat dari efek rumah kaca ini menyebabkan mencairnya es dikutub, bertambahnya air laut, Krisis Air bersih serta menurunnya produktifitas tanaman. Dalam permasalahan semakin meningkatnya konsentrasi dari gas rumah kaca tersebut, PBB mengenai perubahan iklim (UNFCCC) mengadakan perjanjian atau persetujuan mengenai pemanasan global ini dan meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca. Retifikasi ini disebut protocol Kyoto, dimana semua Negara annex (penghasil gas rumah kaca/Negara industri) harus menandatangani perjanjian untuk mengurangi pembebasan CO2 dan lima gas rumah kaca lainnya.
Ringkasan Alternatif
Gas rumah kaca adalah segumpalan gas yang mengelilingi atmospir bagian dalam (Stratosfer). Akibat dari gas rumah kaca ini menyebabkan panas yang diberikan matahari kebumi tidak bisa memantul kembali keluar angkasa. Karena segumpalan karbon tersebut memantulkannya kembali kebumi, dan akan begitu seterusnya. Efek dari rumah kaca ini adalah terjadinya pemanasan Global dan rusaknya lapisan ozon. Sehingga terjadilah pencaran es dikutub utara, Tumor kulit, cuaca yang tidak menentu dan sebagainya. Gas Rumah Kaca adalah gas yang terdapat di atmosfer bagian stratosfer, dimana pada mulanya berfungsi untuk menghangatkan bumi. namun sejak terjadinya revolusi industri didunia yang dimulai di Inggris, menyebabkan meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca, dimana dapat meningkatkan suhu atmosfer permukaan bumi. Sumber ketakutan Manusia saat ini disebabkan semakin meningkatnya konsentrasi Gas Rumah Kaca sejak revolusi industri ( Ilmu kebumian dan antariksa, Prof.Dr.H. Bayong Tjasyono HK., DEA ) Akibat dari meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca, bumi mengalami pemanasan global dan rusaknya lapisan Ozon. kejadian ini disebut juga sebagai efek rumah kaca, dimana kondisi planet bumi ini seperti rumah kaca yang dimana, didalam rumah tersebut lebih panas dibandingkan diluar. Akibat dari efek rumah kaca ini menyebabkan mencairnya es dikutub, bertambahnya air laut, Krisis Air bersih serta menurunnya produktifitas tanaman. Dalam permasalahan semakin meningkatnya konsentrasi dari gas rumah kaca tersebut, PBB mengenai perubahan iklim (UNFCCC) mengadakan perjanjian atau persetujuan mengenai pemanasan global ini dan meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca. Retifikasi ini disebut protocol Kyoto, dimana semua Negara annex (penghasil gas rumah kaca/Negara industri) harus menandatangani perjanjian untuk mengurangi pembebasan CO2 dan lima gas rumah kaca lainnya.
Sumber