Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan dan Implementasi Algoritma Purwarupa Robot Penembak Otomatis (DRU116SGR-V13)
Muhammad Yazid Al Qahar NIM. (2014) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Ketika terjadi perang antar dua negera atau lebih, maka senjata yang canggih saja tidak cukup untuk memenangkan perang tersebut, namun setiap militer dari masing-masing negara juga harus memiliki kesiagaan dan fokus penuh untuk memantau keberadaan musuh. Kesiagaan dan fokus penuh tersebut sangat sulit untuk didapatkan ketika kondisi fisik dari seorang militer sedang dalam keadaan yang tidak baik, kelelahan, atau ketika diharuskan untuk menghadapi musuh dengan jumlah yang sangat banyak. Kolaborasikan antara senjata, robot dan computer vision dapat menjadi solusi bagi permasalahan tersebut, dimana dapat diciptakan robot penembak yang mampu bekerja secara otomatis yang didukung oleh computer vision sebagai indra pengelihatannya. Robot ini dapat membantu kekurangan dari seorang militer, dan juga dapat memperkecil resiko jatuhnya korban jiwa militer dalam perang. Model objek yang harus dideteksi oleh robot terdiri dari dua bagian yaitu target diam dan target bergerak. Target diletakkan pada arena 1,5m x 1,5m, dengan warna target putih dan latar belakang berwarna hitam berdasarkan peraturan Robogames 2013 Shooting Gallery Robot di San Mateo, USA. Target memiliki ukuran yang berbeda-beda, ukuran target terbesar berdiameter 3inci (7,62cm) sedangkan ukuran terkecilnya berdiameter 1/2inci (1,27cm). Robot penembak otomatis ini diuji dengan beberapa Algoritma yang dirancang kemudian dimplementasikan dan diujikan ke purwarupa robot penembak otomatis (DRU116SGR-V13). Pengujian dilakukan untuk mengukur kecepatan, ketepatan, keamanan dan kehandalan robot. Berdasarkan hasil pengujian, robot telah mampu mengenali objek, mengetahui posisi objek, mengarahkan senjata tepat pada objek, dan telah mampu melakukan aksi penembakan terhadap objek tersebut. Tingkat keberhasilan robot dalam menjalankan tugasnya mencapai 96% dari seribu kali percobaan.
Ringkasan Alternatif
When the war occurs between two or more countries, the advanced weapons is not enough to win the war, but milliliters from each country also have to alertness and have full focus to monitor the existance of the enemy, and then do action to against enemies. The alertness and full focus are very difficult to obtain when the military's physical condition is bad or exhausted, or if they have to against a lot of enemies. Robotics and image processing technology can be solution for this problem. Collaborate between weapons and robots are supported with image processing technology can be created weapons and defensive tools are able to work automatically. This technology can help weaknesses of military who is possibly have shortage such as lack of wariness and lack of focus in the war, and also can reduce the risk of military casualties in the war. In order to the robot can perform militer's activity with properly, it takes the proper algorithm that can perform some of important military's activity such as recognizing objects, determining the position of the object, directing the weapon to the object, and shooting that object. Furthermore, a constructed algorithm is implemented and to be tested to a automatic shooter robot prototype (DRU116SGR-V13). The examination is held to measure the quickness, accuracy, safety, and the ability of the robot. According to the examination, the robot has able to recognize object, determine position of object, direct the weapon to object, and shoot that object. According to thousand times experiments, the robot success measurement in doing their job reached 96%.