Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Diorama Sebagai Media Informasi Lokananta Solo
Esa Iswanto Apriansyah NIM. (2014) | Tugas Akhir | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Lokananta pada mula berdirinya merupakan sebuah tempat memproduksi piringan hitam yang berlokasi di Kota Solo, Jawa Tengah. Lokananta mempunyai misi kebudayaan yang diembankan oleh Presiden Soekarno untuk memperbanyak karya lagu-lagu dari seluruh daerah di Indonesia lalu kemudian diputar melalui RRI yang merupakan salah satu Radio Nasional yang dimiliki Indonesia pada saat itu.Seiring berkembangnya zaman Lokananta mulai beralih fungsi menjadi studio rekaman dan berdiri sendiri di bawah naungan BUMN (Badan Usaha Milik Negara), setelah sebelumnya status Lokananta pada awalnya dipegang oleh Kementerian Penerangan. Koleksi piringan hitam yang berada di Lokananta mengkhususkan lagu-lagu daerah dari seluruh Indonesia.Dari hasil analisis baik terhadap koleksi piringan hitam maupun koleksi alat-alat memproduksi kaset yang berada di Lokananta dapat disimpulkan bahwa masih banyak koleksi piringan hitam yang sudah tidak terawat dan kondisinya memprihatinkan, koleksi alat produksi piringan hitam sudah hilang dan terganti oleh alat produksi kaset.
Ringkasan Alternatif
Lokananta is the first establishment place which is producing LPs located in Solo, Central Java. Lokananta has a culture mission by President Sukarno to reproduce the songs of all regions in Indonesia and then played through the RRI which is one of Indonesia's National Radio at the time.As time began Lokananta converted into a recording studio and stand alone in the shade of the BUMN (Badan Usaha Milik Negara), after previously Lokananta status was initially held by the Ministry of Information. Collection of LPs in Lokananta are folk songs from all over Indonesia.From the analysis of both the collection of LPÂ’s and collection tools to produce tapes that are in Lokananta can be concluded that there is still a large collection of LPs that are not maintained and condition is concerned, a collection of LPs production equipment is gone and replaced by cassette production tools.
Sumber