Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Film Dokumenter Mengenai Makna Dalam Upacara Pemakaman Adat Rambu Solo
Ian Bernard Malaha NIM. (2016) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Rambu SoloÃâ merupakan upacara pemakaman adat Toraja yang berfungsi untuk mendampingi keluarga yang sedang berduka dalam peristiwa kematian. Sebuah perangkat kebudayaan yang berupa rangkaian prosesi upacara panjang yang diselingi dengan pertunjukan seni, hiburan rakyat dan juga atraksi adat yang masing-masing mengandung makna-makna yang dapat mempererat hubungan sosial masyarakatnya. Seiring perkembangannya, upacara adat yang terus dilestarikan sebagai bentuk presentasi dari prinsip solidaritas ini telah kehilangan nilai luhurnya yang disebabkan oleh adanya anggapan yang tidak sesuai dengan yang semestinya. Maka dirancanglah sebuah media informasi yang dapat mengenalkan dan mengingatkan kembali tentang makna-makna tersebut dengan harapan agar makna dalam Rambu SoloÃâ tetap pada posisi yang semestinya dan juga dapat meningkatkan kecintaan masyarakat Toraja terhadap budayanya demi keberlangsungan pelestariannya.
Ringkasan Alternatif
Rambu SoloÃâ is a Toraja traditional funeral ceremony that serves to assist the grieving family on the event of death. A cultural isntrument in a long series of ceremonial procession filled with art performances, folk entertainment and also custom attractions which contain various meanings to tighten social relations of the society. As it developed, this traditional ceremony continues to be preserved as a form of presentation from the solidarity principle that has lost its essential value due to the inappropriate assumption. Therefore, an meaning of Rambu SoloÃâ remain in its proper position and also can increase the affection of the Toraja people to their culture for the continuation of conservation.