Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Informasi Boardgame Berbasis Cerita Rakyat Mundinglaya Di Kusumah
Setiawan NIM. (2016) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Cerita rakyat adalah warisan budaya yang bersifat lisan, karena itulah cerita rakyat masuk kedalam sebuah sastra lisan. Penyampaiannya dilakukan secara turun-temurun secara lisan dari setiap generasi. Banyak sekali kandungan nilai yang terdapat dalam suatu cerita rakyat, salah satunya yaitu pada cerita rakyat Mundinglaya Di Kusumah. Nilai yang terkandung banyak yang mengajarkan hal positif, namun juga ada nilai negatif dan tidak relevan dengan kehidupan saat ini. Namun seiring berjalannya waktu dan didukung oleh teknologi yang semakin maju, cerita-cerita modern mulai bermunculan dengan inovasi-inovasi baru dan membuat cerita rakyat seperti Mundinglaya Di Kusumah perlahan mulai hilang. Oleh karena itu adaptasi perlu dilakukan terkait cerita rakyat ini untuk menjadi sesuatu yang dapat bersaing dengan cerita modern. Board game merupakan salah satu cara adaptasi yang dapat dilakukan untuk membuat cerita rakyat menjadi sesuatu yang baru.
Ringkasan Alternatif
is a cultural heritage that is spoken, because that folklore entered into an oral literature. Submission is hereditary orally from every generation. The plentiful amount of value contained in a folklore, one of which is on folklore Mundinglaya In Kusumah. Values contained many that teach positive things, but there is also a negative value and is not relevant to today's life. But as time goes by and supported by the increasingly advanced technology, modern stories started popping up with new innovations and create folklore as Mundinglaya Di Kusuma slowly begin to disappear. Therefore adaptation need to be done about this folklore to be something that can compete with the modern story. Board game are one way of adaptation to make folklore to become a something new.
Sumber