Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Informasi Subkultur Hipster Melalui Film Dokumenter
Afsani Rianto NIM. (2017) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Subkultur hipster adalah sebuah subkultur populer yang berasal dari Amerika Serikat, dan berkembang di era jazz tahun 1940. Hipster moderen lebih mengarah kepada kawula muda yang kreatif dan bertempat tinggal di perkotaan serta berasal dari kalangan menengah atas yang memiliki sikap, selera, dan pemikiran yang berbeda dari masyarakat pada umumnya. Sejak pertama kali muncul hingga saat ini hipster telah mengalami beberapa perkembangan disertai dengan fenomena yang melatarbelakanginya. Dalam konteks lokal di kota Bandung, hipster lebih mengarah kepada anggapan sebagai kaum trendi, fesyenebel, ataupun unik. Hipster bukanlah sebuah komunitas setidaknya itulah yang terjadi di kota Bandung hal itulah yang menimbulkan inkonsistensi dari subkultur ini, dengan berbagai macam fenomena yang melatarbelakanginya pada akhirnya melahirkan beberapa arketipe fesyen dalam gaya berpenampilan hipster saat ini. Untuk itu dibuatlah sebuah media informasi yang mampu memberikan informasi yang inspiratif dari fesyen hipster saat ini. Film dokumenter dipilih sebagai strategi kreatif untuk menyampaikan informasi ataupun pesan tersebut kepada khalayak sasaran.
Ringkasan Alternatif
The hipster subculture is a popular subculture derived from the United States and flourished in the 1940s era of jazz.Modern hipster is young people who are creative and reside in the city and come from upper middle class who have attitudes, tastes, and thoughts that are different form the community at large. Since it first appeared until now hipster has undergone several developments accompanied by the phenomenon behind it. In the local context in Bandunghipster is more likely to be considered as trendy, fashionable, or unique. Hipster is not a community at least thatÂ’s what happened in the city of Bandung thatÂ’s what caused inconsistency of this subculture, with various phenomena behind it, in the end gave birth to some fashion archetypes in the style of looking at the hipster today. Because thatÂ’s made an information media that is able to provide inspirational information from the current hipster fashion. Documentary films are chosen as creative strategies to convey the information or message to the target audience.
Sumber