Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERANCANGAN JEMBATAN BOX GIRDER DI JLNT ANTASARI–BLOK M, STA. 3+950,288–STA. 4+018,088
Yopie Wishnugraha (2015) | Skripsi | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Perancangan Jembatan Box Girder di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari – Blok M, STA. 3+950,288 – STA. 4+018,088 didasari oleh penulisan studi kasus sebelumnya. Tujuan dari perancangan struktur atas pada laporan tugas akhir ini adalah merancang stuktur atas jembatan yang memiliki gelar berbentuk kotak (box girder). Perancangan jembatan ini termasuk ke dalam perletakan sederhana dengan memiliki 3 (tiga) bentang dimana bentang pertama dan terakhir merupakan kantilever. Bentang pertama memiliki panjang 14,4 m, bentang kedua memiliki panjang 34 m, dan bentang ketiga memiliki panjang 19,2 m. Jembatan ini dirancang dengan menggunakan cantilever tendon dan continuity tendon. Perancangan ini didasari dengan peraturan-peraturan konstruksi Indonesia yang khususnya membahas tentang beton prategang, beton bertulang, serta peraturan pembebanan. Perancangan atau perhitungan yang dikerjakan dalam penulisan ini dilakukan secara manual dan juga menjuga program bantuan seperti SAP2000 untuk menghitung pembebanan. Adapun hasil dari perancangannya adalah spesifikasi pada masing-masing komponen struktur. Hasil perancagan tersebut adalah untuk jumlah segmen total 28 (dua puluh delapan) segmen dengan panjang per segmen sebesar 2,4 m, Cantilever Tendon berjumlah 7 (tujuh) tendon pada kantilever Pilar 89 dan 8 (delapan) tendon pada kantilever Pilar 90 Continuity Tendon berupa tendon bawah berjumlah 4 (empat) tendon yang masing-masing terdapat pada kantilever Pilar 89 dan Pilar 90 dan pada bentang antara Pilar 89 dengan 90. Spesifikasi strand uncoated seven wire strand berdiameter 0,6". Sedangkan, metoda kontruksi erection box girder dengan cara precast segmental box girder balance cantilever menggunakan alat berat mobile crane dengan segmen penyambung (closure) cor di tempat. Pada pekerjaan stressing dilakukan dengan temporary prestressing bar sebagai bantuan sementara pada saat pelaksanaan balance cantilever serta permanent stressing. Kata kunci : Jembatan Box Girder, perancangan, metoda konstruksi
Ringkasan Alternatif
Design of Box Girder Bridges in Non Toll Road Flyover (JLNT) Antasari-Blok M, STA. 3+950.288-STA.4 +018,088 based on writing case study. The purpose of designing the structure of the final project is to design the structure of the bridge which has a box-shaped ( box girder ). The design of the bridge is included in the simple placement which have 3 (three) span in which the first and last span is a free cantilever. The first span has a length of 14.4 m, the second span has a length 34 m, and the third has a span length of 19.2 m. The bridge is designed by using a cantilever tendons and continuity tendons. This design is based on the Indonesian construction regulations that specifically discusses the prestressed concrete, reinforcement concrete, and loading regulations. Design or calculations done in this is done manually and also using assistance programs such as SAP2000 to calculate the load. As a result of its design is the specification of each component of the structure. The result of designing is the number of segments for a total of 28 (twenty eight) segments with a length of 2.4 m per segment, Cantilever Tendons totaled 7 (seven) tendon on the cantilever pillar 89 and 8 (eight) tendon on 90 cantilever pillars, Continuity Tendons form bottom tendon consists of 4 (four) each tendon were found in camtilever of Pillar 89, cantilever Pillar 90 and the span between Pillar 89 and 90 . Strand's Specification is uncoated seven wire strand which has 0.6" in diameter. Meanwhile, the construction method of box girder erection by way of precast segmental box girder balance cantilever using heavy equipment mobile crane with a segment junction (closure) cast in place. On the stressing work done by temporary stressing prestressing bars as temporary assistance during the implementation of the cantilever as well as permanent stressing balance. Keywords : Box Girder Bridge, design, construction method
Sumber