Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Kampanye Bahaya Penggunaan Sepeda Motor Oleh Anak di Bawah Umur
Ryannes Andryan NIM. (2014) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Dalam aturan berlalu lintas, seseorang baru boleh mengendarai sepeda motor jika telah memiliki SIM dan sudah berumur 17 tahun. Tapi rata-rata anak SMP berumur 13-15 tahun, sekarang sudah dengan bebas menggunakan sepeda motor walaupun belum memiliki SIM. Perilaku anak yang menggunakan kendaraan sepeda motor tersebut merupakan penyumbang jumlah kasus kecelakaan dalam penggunaan sepeda motor dibawah umur. Perancangan kampanye bahaya penggunaan sepeda motor oleh anak dibawah umur ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada orang tua beserta anaknya tentang bahaya penggunaan sepeda motor bila pengendara masih dibawah umur. Dengan cara memberikan gambaran tentang fakta bahwa untuk anak yang masih dibawah umur itu belum cocok menggunakan sepeda motor, namun kendaraan yang cocok bagi anak dibawah umur adalah sepeda.
Ringkasan Alternatif
In the traffic rules, someone can riding a motorcycle if already have driver license and was 17 year old. But the average Junior High School children aged 13-15 years, it has now been freely use motorcycle although do not have driver license. A child's behavior using the motorcycle vehicle is a contributor to the number of cases of accidents in the use of motorcycles under age. Design campaign danger the used of motorcycles by child under age is to give the awareness to parents and their children about the dangers of the use of motorcycles if the rider still under age. By giving an overview about the fact that for children who are still under age it is not yet appropriate to use motorcycles, but a vehicle suitable for child under age is bicycle.
Sumber
Judul Serupa
  • Kampanye larangan penggunaan sepeda motor oleh anak di bawah umur di Kota Cimahi