Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Kampanye Menarik Minat Melanjutkan Pendidikan Ke Sekolah Menengah Kejuruan Di Kota Bandung
Reza Adifathir Ahmad Basuki NIM. (2013) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan dengan banyak pilihan kompetensi keahlian untuk lanjutan dari lulusan SMP atau bentuk lain yang sederajat dengan SMP. Lulusan SMK berpotensi untuk bekerja dan membuka wirausaha karena dibekali kompetensi keahlian yang di pilih sesuai minat dan bakat khususnya, keadaan ini menjadi sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian di Kota Bandung, namun fakta yang terjadi di Kota Bandung minat melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan lebih rendah dibanding minat melanjutkan ke SMA. Pada Perancangan Kampanye Menarik Minat Melanjutkan Pendidikan ke Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Bandung ini penulis menginformasikan tentang kompetensi keahlian yang dapat dilih sesuai minat dan bakat yang diminati target audience, dan menginformasikan potensi lulusan SMK di Kota Bandung.
Ringkasan Alternatif
Vocational School is a type of formal educational unit that organize vocational education and have a lot of alternative advanced competencies for secondary school graduates or other types comparable to Junior High School. Graduates of Vocational School have potentials to work and establish a private enterprise as they were supplied by select competencies fit their special interests and aptitudes. It is considerable potential to improve economic of scale in Bandung City, even though fact that interest in continuing education to Vocational School is lower than did Senior High School. On the Campaign Design of Drawing Interests in Continuing Education to Vocational School in Bandung City, the author provides information on selectable competencies fit targeted audience interest and aptitude, and on potential graduates of Vocational Schools in Bandung City.
Sumber