Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Komik Perang Bubat Berdasarkan Naskah Kidung Sundayana
Yusuf Andika Pratama NIM. (2016) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Perang Bubat atau dikenal juga pertikaian Bubat adalah sebuah peristiwa yang melibatkan dua kerajaan terbesar di pulau Jawa yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda sekitar tahun 1357. Sumber tertua yang menceritakan peristiwa ini adalah Kidung Sundayana. Selain Kidung Sunda terdapat tiga novel fiksi yang menceritakan kisah Perang Bubat. Terdapat perbedaan antara novel dan Kidung Sundayana. Dalam novel disebutkan bahwa putri Sunda bernama Dyah Pitaloka sedangkan dalam Kidung Sundayana Maharaja Sunda dan putrinya tidak disebutkan namanya. Belum ada buku berbasis ilustrasi yang dibuat. Padahal dengan menggunakan ilustrasi pembaca dapat lebih mudah menerima informasi, selain itu dengan adanya unsur visual pemberi dan penerima pesan memiliki pandangan yang sama akan apa yang disampaikan dan diterima. Untuk memperkenalkan kisah ini penulis menggunakan media komik untuk menyampaikan kisah Perang Bubat. Media komik dipilih karena cakupan audience yang luas dan memiliki sifat visual permanence sehingga memudahkan pembaca mencerna informasi yang disampaikan.
Ringkasan Alternatif
War of Bubat or well known as Clash of Bubat was a story that involved two biggest kingdom in Java, Majapahit and Sunda about 1357. The oldest manuscript that relate this event is Kidung Sundayana. Beside Kidung Sundayana there are several fiction novel that inspired by this tale. There is a different between novel and Kidung Sundayana. In the novel the name of Sunda princess was Dyah Pitaloka but in Kidung Sundayana name of The Great King of Sunda and his Daughter not mentioned. There's no illustration base book made from this tale. With using illustration the audience easier to get information, beside Visual content make the informant and the receiver have a same vision of what to inform and what to receive. To inform this tale the author use comic book as the media. Comic book chosen because comic have an extensive reach of the audience and have feature of visual permanence so it is easier for the audience to understood the information.