Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERANCANGAN KONSTRUKSI PERKERASAN JALAN LENTUR RUAS JALAN TARMANA – LANTOKA –MARITAING DI PULAU ALOR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (KM.77+500 – KM. 83+600)
Edwin Situngkir (2015) | Skripsi | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Ruas jalan Tarmana – Lantoka - Maritaing merupakan jalan Nasional Kolektor Primer, yang berada di jalur utama dan jalur penghubung ekonomi di Pulau Sumba. Kondisi jalan di ruas jalan ini adalah rusak berat (RB) dengan nilai SDI 157 dan IRI 17,03 (hasil analisa studi kasus 2012). Akibatnya ruas jalan ini telah mengalami penurunan kinerja dan pelayanan. Untuk meningkatkan kembali kinerja dan pelayanan jalan, maka perlu dilakukan peningkatan struktur jalan (segmen I), pelebaran jalan pada sisi kiri jalan (segmen II), lapis tambah pada permukaan jalan lama (segmen III) dan perancangan perlengkapan jalan berupa marka dan rambu jalan untuk menjadikan ruas jalan ini menjadi laik fungsi dan berkeselamatan. Perancangan peningkatan struktur, pelebaran jalan dan lapis tambah berpedoman terhadap Pd.T-01-2002-B, sedangkan untuk perancangan marka dan rambu jalan berpedoman pada Pd.T- 12-2001-B dan Ditjen BM No.01/P/BNKT/1991. Dan untuk menghitung perkiraan biaya pelaksanaan hasil perancangan menggunakan software PAHS Spesifikasi BM 2010. Berdasarkan hasil analisis dan perancangan, pada peningkatan struktur diperoleh tebal desain adalah AC-WC 4,00 cm, AC-BC 8,00 cm, lapis pondasi agregat kelas A 10,00 cm dengan panjang desain 4,50 km dan lebar 4,50 m (segmen I), pelebaran jalan diperoleh tebal desain AC-WC 4,00 cm, AC-BC 8,00 cm, lapis pondasi agregat kelas A 10,00 cm dan lapis pondasi bawah agregat kelas B 20,00 cm dengan panjang desain 6,1 km dan lebar 2,00 m (segmen II), lapis tambah diperoleh tebal desain AC-WC 4,00 cm dengan panjang desain 1,60 km dan lebar 4,50 m (segmen III). Hasil perancangan marka jalan adalah tebal marka 10,00 cm dengan bahan termoplastik. Hasil perancangan rambu jalan berupa penambahan rambu sebanyak 19 buah. Perkiraan biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan adalah Rp. 25.902.862.000,/- yang dihitung menggunakan PAHS Spesifikasi BM 2010. Kata kunci : peningkatan struktur, pelebaran jalan, lapis tambah, marka dan rambu jalan.
Ringkasan Alternatif
Tarmana – Lantoka – Maritaing road is primary national colector roads, which is located on the main line and the economic connection of Sumba Island. The road condition generally is severely damaged (RB) with SDI 157 and IRI 17.03 (case study analysis 2012). Consequently the road performance and service have decreased. To increase the performance and service, it is necessary to improve the road structure (segment I), widening on the left side road (segment II), overlaying of the existing pavement (segment III) and design of markings and street signs to make these roads be feasible and safety functions. The design of structural improvement, road widening and overlaying of the existing pavement refer to Pd.T-01-2002-B, while for markings design and street signs based on the Pd.T-12-2001-B and Pd.T No.01/P/BNKT/1991. And for calculating the estimate cost of construction using software design PAHS Specifications BM 2010. Based on the analysis and design, the pavement thicknes of reconstruction as AC-WC 4.00 cm, AC-BC 8.00 cm, base course aggregate class A 10.00 cm for the length design 4.50 km and the width 4.50 m (segment I), road widening thicknes as AC-WC 4.00 cm, AC-BC 8.00 cm, base course aggregate class A 10.00 cm and subbase course aggregate class B 20.00 cm for the length design 6.10 km and the width 2,00 m (segment II), overlay thicknes as AC-WC 4.00 cm for the length design 1.6 km and the width 4.50 m (segment III). The result of road marking design is thick marker 10,00 cm with thermoplastic material. The results of the design of road signs is for adding signs as many as 19 pieces. Cost estimate required implementation work is Rp. 25.902.862.000,/- which is calculated using the PAHS Specifications BM 2010. Keywords: structural improvement, road widening, overlay, markings and street signs.
Sumber