Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Manajemen Risiko Pengelolaan Aset Daerah (Studi Kasus pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Bandung Barat)
Garini Ega Artanti (2022) | Skripsi | Akuntansi , Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Risiko merupakan hal yang tidak bisa dihindari dalam setiap aktivitas yang dilakukan baik pada sektor publik maupun sektor privat, oleh karena itu risiko-risiko yang ada perlu dikelola dengan baik agar dapat meminimalisir dampak dari risiko yang ada, yang dapat mengancam pencapaian sasaran organisasi. Salah satunya pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung Barat yang dalam pengelolaan asetnya tidak terlepas dari risiko, di antaranya risiko kerusakan, kehilangan, pencurian, ataupun kecurangan dalam pengelolaannya. Agar risiko-risiko tersebut dapat dikelola dengan baik maka dibutuhkan panduan yang tepat dalam hal tersebut yaitu manajemen risiko. Manajemen risiko adalah suatu proses identifikasi, analisis, penilaian, pengendalian dan upaya menghindari atau meminimalisir risiko yang ada. Salah satu standar internasional yang memberikan pedoman penerapan manajemen risiko adalah ISO 31000 yang diterbitkan oleh International Organization for Standardization. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memberikan gambaran penerapan Manajemen Risiko Pengelolaan Aset Daerah berdasarkan ISO 31000 pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), mengingat peran aset daerah yang cukup besar di pemerintahan yang dalam pengelolaannya tentu tidak terlepas dari risiko. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat 16 (enam belas) risiko yang terdapat dalam pengelolaan aset daerah, 1 (satu) risiko dengan tingkat risiko tinggi (high), 7 (tujuh) tingkat risiko sedang (medium), dan 8 (delapan) risiko dengan tingkat risiko rendah (low). Kata Kunci: Risiko, manajemen risiko, ISO 31000, dan pengelolaan aset daerah.
Ringkasan Alternatif
Risk is inevitable in every activity carried out in both the public and private sectors, therefore the risks have to be managed properly in order to minimize the impact of the risks, which can threaten the achievement of organizational goals. For example, Regional Finance and Asset Agency (BKAD) of West Bandung Regency, which in managing its assets is inseparable from risks, including the risk of damage, loss, theft, or fraud in its management. In order for these risks to be managed properly, proper guidance is needed, which namely risk management. Risk management is a process of identification, analysis, assessment, control and efforts to avoid or minimize the risks. One of the international standards that provide guidelines for the implementation of risk management is ISO 31000 that published by the International Organization for Standardization. Therefore, this research aims to design and provide an overview of the implementation of Risk Management for Regional Assets Management based on ISO 31000 at the Regional Financial and Asset Agency (BKAD), considering that the role of assets is quite large in government which in its management is certainly cannot be separated from the risks. This research uses qualitative method with interview, documentation, and observation method. The results of this study stated 16 (sixteen) risks contained in the management of regional assets, there are 1 (one) risk with a high level of risk (high), 7 (seven) risks with a medium level of risk, and 8 (eight) risks with a low level of risk. Keywords: Risk, risk management, ISO 31000, and regional asset management.
Sumber
Judul Serupa
- Analisis Pengelolaan Aset Daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat
- Analisis Pengelolaan Aset Daerah dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan Daerah (Studi Kasus pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Subang)
- Pengaruh Pengelolaan Keuangan Daerah Dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Terhadap Kinerja Pemerintah Daerah (Study Kasus Pada Dinas Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Di Pemerintah Kota Bandung)
- Pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Survey Pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (Bpkd) Kabupaten Bandung Barat)