Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Media Informasi Batik Tulis Garutan
Eka Risma Agustian NIM. (2013) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Perkembangan batik mulanya berkembang di daerah di pulau Jawa Tengah yang tersebar ke berbagai daerah-daerah di penjuru pelosok hingga masuk ke Jawa Barat ke daerah-daerah seperti Tasikmalaya, Subang, Garut, Cirebon, Indramayu dan Ciamis. Batik-batik tersebut memiliki ciri khas masing-masing dalam motif dan warna. Perbedaan tersebut memperkaya khasanah batik Jawa Barat. Seperti halnya batik tulis dari garut yang memiliki aneka ragam corak hias batik yang terkenal dari Garut Seperi motif batik merak ngibing, Bulu Hayam, dan Domba Garut. Masih ada sekitar 130 motif batik dari Garut yang dikenal juga sabagai batik tulis Garutan. Batik tulis Garutan sekarang sedang mengalami peningkatan dalam pembuatan batik, tetapi karena mahalnya batik tulis Garutan hanya kalangan tertentu saja yang mampu memliki batik tulis Garutan. walapun batik tulis Garutan sedang mengalami peningkatan dalam memproduksi, tetap saja masih kekurangan tenaga pengrajin untuk membuat motif-motif baru. Hal ini dikarenakan membatik itu merupakan pekerjaan yang kurang menjanjikan, tidak seperti bekerja di bidang lain yang setiap bulannya mendapatkan penghasilan. Karena minimnya jumlah pembatik di Garut, berdampak pada batik tulis Garutan menjadi kurang diketahu oleh masyarakat dalam negri khususnya oleh masyarakat kota Garut. Hal ini mempengaruhi terhadap penciptaan moti-motif baru pada batik tulis Garutan sehingga masyarakat kurang mengetahui perbedaan antara batik tulis Garutan dengan motif yang menyerupai kain batik tulis Garutan yang dalam proses pengerjaannya melalui printing dengan corak motif menyerupai kain batik tulis Garutan. Sejalan dengan berkembangnya teknologi dan kecanggihan alat produksi batik printing bisa mengancam keberadaan batik tulis Garutan karena dengan banyaknya batik printing yang bermunculan yang meniru motif batik tulis Garutan mengakibatkan konsumen/masyarakat lebih memilih batik printing karena selain memiliki motif yang beragam juga harga kain yang terjangkau. Melihat kondisi batik tulis Garutan saat ini perlu adanya usaha dari pemerintah maupun masyarakat untuk menyikapi masalah tersebut, seperti misalnya usaha untuk melestarikan motif batik tulis Garutan, dan usaha lainnya, untuk menanamkan rasa kecintaan terhadap motif asli batik tulis Garutan agar masyarakat peduli dengan keberadaan batik tulis Garutan.
Ringkasan Alternatif
The development of batik originally developed in the area of ​​Central Java which spread to various regions around the corner to get into West Java to areas such as Tasikmalaya, Subang, Garut, Cirebon, Indramayu and Ciamis. Batik-batik have characteristics of each in the motif and colors. These differences enrich the West Javanese batik. As well as batik of arrowroot which has a variety of decorative patterns of the famous batik Garut ngibing Are like peacock motif, Fur Hayam, and Garut sheep. There are still about 130 motif from well known Garut batik sabagai scraping. Batik scrape now experiencing an increase in the manufacture of batik, but because of high batik scrape only certain circles that can possess batik scraping. even though scraping batik is experiencing an increase in production, nonetheless still a shortage of craftsmen to create new motifs. This is because it is a work of batik less promising, unlike working in any other monthly income. Due to the limited number of batik in Garut, impact on batik scraping to less best knowledge society in the country especially by the people of the city Garut. This affects the creation of new moti-motif batik scraping so that people are not informed about the difference between scraping by batik motif batik cloth resembling a deep scrape through the printing process of the process resembles the pattern motif batik cloth scraping. Along with the development of technology and sophistication of the means of production could threaten the existence of batik printing batik scrape as with many emerging batik printing batik motif that mimics scraping lead consumers / citizens prefer batik printing because in addition to having a variety of motives fabric prices are also affordable. Seeing the condition of batik is now scraping the need for government and community efforts to address these issues, such as efforts to preserve batik motifs scraping, and other businesses, to instill a sense of love for the original motif batik scrape that people care about the existence of batik scraping.
Sumber
Judul Serupa
  • Perancangan Media Informasi Batik Banten