Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan media informasi cerita Pantun Lutung Kasarung
Muhamad Ahsan Nurcahya NIM. (2014) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Cerita pantun yaitu cerita pahlawan-pahlawan nenek moyang Sunda dalam bentuk puisi diselang-seling oleh kalimat berirama seperti bentuk pelipurlara, juga diiringi oleh lantunan kecapi atau yang disebut juga pantun. Dari semua cerita pantun, Lutung Kasarung-lah yang dianggap paling sakral oleh juru pantun dan masyarakat Sunda kuno diantara yang lainnya. Namun seiring dengan berjalannya waktu Lutung Kasarung terdekonstruksi makna dan cerita aslinya karena pemaknaan dan penafsiran berdasarkan pola pikir manusia modern sekuler, juga faktor dinaskahkannya cerita pantun Lutung Kasarung menjadikan banyak orang yang menulis, mengupas, menafsirkan, menyingkat, serta menerjemahkan cerita pantun Lutung Kasarung. Dengan adanya dekonstruksi makna dan cerita asli Lutung Kasarung maka juru pantun sebagai pemantun bersama kekeramatan cerita pantunnya lambat laun akan menghilang dan dilupakan oleh masyarakat Sunda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang didukung oleh kuantitatif.Berdasarkan dari masalah yang sudah dijelaskan, maka dibuatlah media informasi berupa buku bergambar, yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai cerita pantun Lutung Kasarung beserta nilai-nilai dan pesan moral yang terkandung didalamnya.
Ringkasan Alternatif
Stories pantun is stories of ancestor heroes Sunda like poems with rhythmic sentence like solace, also with chanting harp or called pantun. Of all the stories pantun, Lutung Kasarung is the most was considered sacred by master of pantun and society of ancient Sunda beside another stories. But as time goes by Lutung Kasarung become deconstructing meaning and original stories, because the meaning and interpretation based on the mindset of the secular modern man, also because stories pantun Lutung Kasarung be recorded become factor to many people writing, peeling, interpreting, abbreviating, and also translating the pantun stories Lutung Kasarung. With deconstructing of pantun stories Lutung Kasarung, then master of pantun as narrator and original of stories Lutung Kasarung with this sanctity eventually disappear and forgotten by Sunda society. Method research used is method research qualitative supported by quantitative.Based on a matter thats already described, then it making information media shaped book with illustration. Expected to provide knowledge and understanding about pantun stories Lutung Kasarung along with values and moral messages contained.
Sumber
Judul Serupa
  • Perancangan Media Informasi Buku Cerita Bergambar Lutung Kasarung