Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Media Informasi Pantangan dan Mitos Mahluk Halus
Tedja Kusuma Dinata NIM. (2014) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Dalam kepercayaan masyarakat Indonesia mahluk halus adalah mahluk yang tidak mempunyai jasad. Mahluk halus diyakini wujudnya oleh kebanyakan masyarakat di dunia, terlebih lagi pada masyarakat tradisional keberadaan dan wujudnya sangat di yakini oleh kebanyakan orang. Oleh sebab itu pula di Indonesia lekat dengan sebuah pantangan dan mitos- mitos yang terkait dengan mahluk halus. Mitos adalah tradisi lisan yang terbentuk di suatu masyarakat. Dalam bahasa Sunda, pamali merupakan kata sifat. Kata ini sinonim dengan kata pantang dan cadu yang dalam bahasa Indonesia sepadan dengan pantang atau tabu. Kata bendanya adalah kapamalian. Kata ini semakna dengan pantangan dan panyaraman (larangan). Fenomena yang terjadi sampai saat ini tentang pantangan dan mitos baik sadar maupun tidak, banyak dijumpai di masyarakat karena masih kentalnya kebudayaan dan adat yang berlaku di masyarakat berupa anjuran, pantangan atau aturan-aturan yang diyakini oleh masyarakat. Semakin tergesernya zaman mengakibatkan setiap larangan atau pantangan harus menjadi jelas alasannya secara ilmiah. Namun tidak semua masyarakat yang mempercayakan patangan dan mitos mengetahui arti di balik sebuah patrangan tersebut. Oleh karena itu perlu di buatnya sebuah media informasi melalui buku illustrasi untuk membuat cerita yang berisikan pesan dari sebuah pantangan dan mitos, dengan harapan menjadi media informasi yang mudah dipahami dan menjadi wawasan saat dibaca.
Ringkasan Alternatif
In the Indonesian societies belief ghost are creatures that donÃât have bodies. The ghost is believed to be the reality for most people in the world, especially in traditional societies in existence and his form extremely by most people believe. Therefore, also in Indonesia closely with a taboo and myths associated with ghost. Myth is an oral tradition which is formed in a society. In Sundanese, pamali an adjective. The word is synonymous with the word abstinence and Cadu which in Indonesian commensurate with abstinence or taboo. The noun is kapamalian. These words convey the same restrictions and panyaraman (prohibition). Phenomena that occur to the current myths about abstinence and whether consciously or not, are often found in this societies because the strong culture and customs still prevailing in the community in the form of advice, precepts or rules are believed by the public. The more displacement resulted in any age restrictions or restrictions must be scientifically obvious reasons. But not all people who entrust taboos and myths to discover the meaning behind such a taboos. It is therefore necessary in him an illustration book through the information media to make a story that contains a message from a taboo and myth, with hopes of becoming a information media that is easy reading and insight into the current reader.
Sumber
Judul Serupa
- Perancangan Media Informasi Mitos - Mitos Kehamilan