Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Media Kampanye Sosial Mengenai Dampak Reklame Di Teluk Benoa Bali Kepada Masyarakat Bali
Adnan Hutomo Putra NIM. (2016) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Luas pulau Bali sangat tidak berimbang dengan jumlah turis yang datang, atau bahkan yang tinggal disana. Kurangnya lahan membuat beberapa pihak dibuat pusing oleh ketidakseimbangan antara lahan dan manusia. Rencana reklamasi ini sangat pro-kontra di mata masyarakat Bali sendiri. Pro, karena investor melihat peluang yang baik untuk investasi hartanya. Kontra, karena mereklamasi sebuah lahan atau kawasan bukanlah sesuatu yang mudah, jika tidak dipikir matang maka dampaknya akan sangat buruk bagi alam dan bagi manusia. Pada tahun 2014 mulai ramai terdengar rencana reklamasi Teluk Benoa di telinga masyarakat Bali. Pada kasus ini sebenarnya masyarakat Bali banyak yang menolak reklamasi Teluk Benoa, namun mereka sendiri masih belum sepenuhnya paham apa saja dampak buruk yang ditimbulkan nantinya. Ditinjau oleh pakar Hidrologi dari Universitas Udayana, I Nyoman Sunarta, dampak buruk reklamasi banyak kerugian yang sangat besar bagi alam dan manusia, yang sangat ditakutkan adalah paham Tri Hita Karana akan pudar karena hancurnya alam dan adat istiadat Bali oleh kepariwisataan semata. Oleh karenanya diharapkan kampanye tentang dampak reklamasi melalui event aksi Bali Beach Clean Up mampu membuat masyarakat paham dan sadar betapa pentingnya menjaga Bali agar tidak hancur oleh keputusan yang salah.
Ringkasan Alternatif
Bali island broad very not evenly spread among with the number of tourists who came, or even who live that way. Lack of land make several parties made giddy by the imbalance between land and human. The plan of construction is very controversial in the sight of people of bali own. Pro, because investors were seeing the opportunity that are good for his property investment. Counter, because reclamating a land or region is not is easy, if not ripe thinks then the implications would be very bad to nature and for human beings. In 2014 sounding starts to crowd the plan of construction benoa the gulf in the ear people of bali. In this case actually people of bali many who rejected benoa reclaiming the gulf, their own but has not been fully understand anything negative effects that were brought about later on. Review by experts hydrology of Udayana University, I Nyoman Sunarta, the horrific impacts of reclaiming many huge losses to nature and human beings, very skeptically is understand Tri Hita Karana will faded because destruction of nature and customs bali only by tourism. For that reason it is expected that a campaign on the impact of reclaiming through the action of Bali Beach Clean Up event, to make society understand and realize how the importance of maintaining bali so as not destroyed by the wrong decision.