Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Program Event Pelatihan Membatik Di Batik Komar
Adzan Mushofi NIM. (2016) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Batik merupakan budaya yang telah lama berkembang dan dikenal oleh masyarakat Indonesia. Kata batik mempunyai beberapa pengertian. Menurut (Hamzuri 1985) dalam bukunya yang berjudul Batik Klasik, pengertian batik merupakan suatu cara untuk memberi hiasan pada kain dengan cara menutupi bagian-bagian tertentu dengan menggunakan perintang. Zat perintang yang sering digunakan ialah lilin atau malam.kain yang sudah digambar dengan menggunakan malam kemudian diberi warna dengan cara pencelupan.setelah itu malam dihilangkan dengan cara merebus kain. Akhirnya dihasilkan sehelai kain yang disebut batik berupa beragam motif yang mempunyai sifat-sifat khusus. Secara etimologi kata batik berasal dari bahasa Jawa, yaitu”tik” yang berarti titik / matik (kata kerja, membuat titik) yang kemudian berkembang menjadi istilah ”batik” (Indonesia Indah ”batik”, 1997, 14). Saat ini permasalahan Batik Komar adalah faktor Sumber Daya Manusia (SDM) yang biasanya banyak yang mengikuti kegiatan membatik sekarang sudah mulai sedikit berkurang. Dengan berkurangnya SDM untuk membatik jelas menjadi permasalahan dari Batik Komar ini, saat ini tenaga ahli membatik khususnya untuk generasi muda sangat sulit sekali untuk dicari. Untuk itu agar dapat menyelesaikan masalah SDM ini adalah dibuatkan program perancangan yang berupa event pelatihan membatik di Batik Komar agar nantinya generasi muda dapat melestarikan kebudayaan batik di masyarakat khususnya di Bandung dan Batik Komar dapat memanfaatkan keahlian tersebut untuk kepentingan Batik Komar agar tetap eksis.
Ringkasan Alternatif
Batik is a culture that has long developed and known by the people of Indonesia. The word batik has some understanding. According to (Hamzuri 1985) in his book entitled Batik Classic, the sense of batik is a way to provide decoration on fabric by covering certain parts using barriers. Substances barrier is often used candles or malam.kain already drawn using the night then given color by the night dyeing after removed by boiling the fabric. Finally produced a piece of cloth called batik in the form of a variety of motives that have special properties. Etymologically the word comes from the Javanese batik, namely "tick" which means point / automatic (verb, make a point), which later evolved into the term "batik" (Indonesia Beautiful "batik", 1997, 14). Batik Komar current problems are a factor of Human Resources (HR) is usually many who follow the activities of batik is now beginning to be slightly reduced. With the reduction of HR for batik is clearly a problem of Batik Komar, this time experts batik especially for the younger generation is very difficult to find. For that to be able to resolve the issue of human resources is made in the form of program design batik training event in Batik Komar so that the younger generation will be able to preserve the culture of batik in society, especially in Bandung and Batik Komar can utilize such expertise for the benefit of Batik Komar that still exist.
Sumber