Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Struktur Atas Jembatan Manglid di Kecamatan Rongga Kabupaten Bandung Barat dengan Komposit
Alvian Anwar Fauzi (2022) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Jembatan Manglid merupakan salah satu dari sekian banyak jembatan yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang tidak mendapatkan perhatian dari pemerintahan sekitarnya. Jembatan Manglid merupakan akses penghubung antara Desa Bunijaya dan Desa Cibedug Kecamatan Rongga Kabupaten Bandung Barat. Jembatan ini merupakan jembatan gantung yang dibangun pada saat masa penjajahan Belanda tepatnya pada tahun 1905 sampai 1910 yang melintasi Sungai Cidadap. Hasil survei lapangan menyimpulkan bahwa keadaan Jembatan Manglid sangat memprihatinkan sehingga dapat dikategorikan dalam kondisi kritis. Jembatan Manglid ini dirancang menjadi jembatan komposit dengan bentang 30 meter. Sebelum perancangan dimulai, dilakukan survei langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi eksisting jembatan dan mengambil data seperti panjang dan lebar jembatan. Selanjutnya dilakukan pemodelan jembatan, perhitungan pembebanan, elemen komposit, pelat lantai, shear connector, sambungan dan menentukan metode konstruksi untuk Jembatan Manglid ini. Pemodelan jembatan menggunakan perangkat lunak autocad dan midas civil 2019.Jembatan manglid dirancang sebagai jembatan komposit dengan mengacu kepada SNI T-12-2004, RSNI T 03-2005 dan SNI 1725 tahun 2016. Jembatan Manglid memiliki bentang 30 meter dengan lebar 7 meter. Metode konstruksi yang digunakan adalah metode unshored contraction dengan menggunakan sistem sliding.
Ringkasan Alternatif
The Manglid Bridge is one of the many bridges in the West Bandung Regency area that does not get the attention of the surrounding government. Manglid Bridge is a connecting access between Bunijaya Village and Cibedug Village, Rongga District, West Bandung Regency. This bridge is a suspension bridge that was built during the Dutch colonial period, precisely in 1905 to 1910 which crossed the Cidadap River. The results of the field survey concluded that the condition of the Manglid Bridge is very alarming so that it can be categorized in a critical condition. The Manglid Bridge is designed to be a composite bridge with a span of 30 meters. Before the design begins, a direct survey is carried out in the field to determine the existing condition of the bridge and collect data such as the length and width of the bridge. Furthermore, bridge modeling, loading calculations, composite elements, floor plates, shear connectors, connections and determining the construction method for this Manglid Bridge were carried out. The bridge modeling uses autocad and midas civil software 2019. The manglid bridge is designed as a composite bridge with reference to SNI T-12-2004, RSNI T 03-2005 and SNI 1725-2016. The manglid bridge has a span of 30 meters and a width of 7 meters. The construction method used is the unshored construction method using a sliding system.
Sumber