Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Struktur Atas Rangka Baja Pada Jembatan Walahar di Kabupaten Karawang
Aditya Rahmadianto (2022) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Jembatan Bendung Walahar merupakan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Klari dengan Kecamatan Ciampel. Jembatan ini memiliki lebar untuk kendaraan yaitu 7,4 meter dan melayani pejalan kaki, kendaraan roda dua dan mobil penumpang. Jembatan Bendung Walahar merupakan akses untuk memasuki kawasan pariwisata dan kawasan industri sehingga jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat. Seiring meningkatnya volume kendaraan di daerah tersebut maka sering terjadi kemacetan pada jembatan tersebut. Oleh Karena itu, pemerintah setempat merencanakan pembangunan tahap dua pada Jembatan Bendung Walahar yang menjadi objek pada perencanaan Tugas Akhir ini. Pada perencanaan ini digunakan metode LRFD (Load Resistance and Factor Design) serta pembebanan untuk jembatan yang mengacu pada SNI 1725:2016. Rangka jembatan direncanakan menggunakan tipe parker yang disederhanakan dan disesuaikan dengan bentang jembatan 50 meter. Pelat lantai kendaraan direncanakan menggunakan struktur baja komposit. Analisa pembebanan jembatan dilakukan dengan menggunakan software Midas Civil dan metode pelaksanaan divisualisasikan dengan menggunakan software Blender. Dari hasil perencanaan maka dihasilkan sebuah rancangan alternatif terhadap struktur atas pada Jembatan Walahar yaitu penggunaan jenis rangka tipe parker dan lantai kendaraan bekerja secara komposit dengan gelagar memanjang sementara gelagar melintang bekerja sebagai struktur baja murni. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu dengan menggunakan lifting frame dengan bantuan perancah.
Ringkasan Alternatif
Walahar Weir Bridge is a bridge that connects Klari District with Ciampel District. This bridge has a traffic width of 7.4 meters for vehicles and serves pedestrians, two-wheeled vehicles and passenger cars. Walahar Weir Bridge is an access to enter the tourism area and industrial area so that the bridge is a vital access for the community. As the volume of vehicles in the area increases, congestion often occurs on the bridge. Therefore, the local government is planning the second phase of the construction of the Walahar Weir Bridge which is the object of this final project planning. In this plan, the LRFD (Load Resistance and Factor Design) method is used and the loading for the bridge refers to SNI 1725:2016. The planned bridge truss uses a simplified parker type and is adapted to a 50 meter bridge span. The vehicle floor plate is planned to use a composite steel structure. Bridge loading analysis was carried out using Midas Civil software and the implementation method was visualized using Blender software. From the planning results, an alternative design for the superstructure of the Walahar Bridge is produced, namely the use of a parker type truss and the vehicle floor works in a composite manner with longitudinal girders while transverse girders work as pure steel structures. The implementation method used is by using a lifting frame with the help of a scaffold.
Sumber
Judul Serupa
- Perancangan Struktur Atas Rangka Baja Pada Jembatan Cipameungpeuk Kabupaten Sumedang