Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan Ulang Identitas Visual Borondong Ibu Osih Melalui Kemasan
Agam Koswara NIM. (2017) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Borondong merupakan salah satu makanan tradisional khas kabupaten Bandung, sebagian besar produsen borondong berada di Majalaya tepatnya di desa Laksana kecamatan Ibun kabupaten Bandung. Borondong dipasarkan di daerah Majalaya, Banjaran dan Soreang. Borondong dikemas sederhana yaitu menggunakan plastik disertai label yang memberikan informasi oleh siapa dan di mana borondong itu dibuat. Hal itu yang menjadi ciri khas borondong sebagai makanan tradisional. Salah satu produsen borondong yang melakukan inovasi terhadap borondong adalah Ibu Osih dengan Borkat (Borondong Coklat), namun sangat disayangkan kemasan borondong Ibu Osih belum maksimal dalam menunjukan identitas borondong Ibu Osih. Untuk memaksimalkan kemasan dalam menunjukan identitas Ibu Osih diperlukan identitas yang membedakan borondong Ibu Osih dengan borondong yang lainnya.
Ringkasan Alternatif
Borondong is one of the traditional food Bandung district, most manufacturers are in Majalaya borondong precisely in rural districts Laksana Ibun Bandung regency. Borondong marketed in the area Majalaya, Banjaran and Soreang. Borondong packed simple just use plastic with labels that provide information by whom and where borondong was made. It was that characterizes borondong as traditional food. One of the manufacturer borondong the innovations on borondong is Ibu Osih with Borkat (Borondong Coklat), but it is unfortunate in borondong Ibu Osih packaging is not maximized in demonstrating identity borondong Ibu Osih. To maximize the packaging identifies the required identity Ibu Osih distinguishes borondong Ibu Osih with other borondong.
Sumber