Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perancangan website sebagai media informasi bahaya seks pra nikah pada remaja di Bandung
Rudi Elnanda NIM. (2013) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Media informasi merupakan acuan untuk memecahkan suatu permasalah dan membuat solusi perancangan secara kreatif dan inovatif. Untuk mencapai hasil yang optimal. Strategi perancangan media informasi dibuat dengan ide-ide dari suatu gagasan agar dapat tersampaikan dan diterima oleh target audiens yaitunya remaja. Menurut BKKBN Bandung 8 July (2013). Fenomena tingginya angka seks pra nikah di kalangan remaja di antara lain, 63 persen beberapa remaja di kota Indonesia pernah melakukan seks pra nikah. Dan tingkat kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) pada remaja meningkat antara 150.000 hingga 200.000 setiap tahunnya. Untuk tingkat aborsi di Indonesia 95 persennya dilakukan oleh remaja usia 15-25 tahun. Angka kejadian aborsi di Indonesia mencapai 2,5 juta kasus dan 1,5 juta diantaranya dilakukan oleh remaja. Setengah dari jumlah itu dilakukan oleh wanita yang belum menikah 10-30 persen. Untuk itu, website adalah solusi media yang digunakan sehingga dapat memecahkan dan mengurangi permasalah seks pra nikah dikalangan remaja Bandung.
Ringkasan Alternatif
Informative media could provide the means of resolving problems and accomplishing solutions through creative and innovative manner. In order to achieve the optimum results, the design strategy of such informative media should be made with constructive ideas and suggestions to reach and be accepted by the target audience, which in this case is the youth of the society. According to survey by BKKBN Bandung as of 8 July 2013, the phenomena of high rate pre-marital sexual activities among the youth is quite alarming, with 63% of youth in the Indonesian cities has been involved in such activities. The number of unwanted pregnancy among the youth has increased between 150,000 and 200,000 every year.While 95% of the abortion rate in Indonesia involves youth group in the range of 15-25 years of age, the number of abortion has reached 2.5 million cases with 1.5 million involving the said group. And half of this number which constitutes 10%-30% is in fact involving unmarried women. Hence for this reason, website information being part of media solution shall be made available to help resolve and lessen the pre-marital sex problems among the youth in the city like Bandung.
Sumber