Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERANGKAT LUNAK PENDETEKSIAN WAJAH KRIMINAL DENGAN METODE PROPAGASI BALIK
Nunik Nurinayah Lestari (2005) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Jaringan Saraf Tiruan (JST) merupakan suatu system yang secara sederhana memodelkan secara matematis kerja jaringan saraf tiruan pada manusia. Jaringan Saraf Tiruan ini merupakan salah satu alternative pemecahan masalah yang cukup diminati oleh para peneliti, karena keluwesan yang dimiliki oleh jaringan saraf tiruan tersebut, baik perancangan maupun penggunaannya. Jaringan Saraf Tiruan dapat menyimpan pengetahuan berdasarkan pengalaman, melakukan generalisasi dari contoh-contoh yang diperolehnya, dan mengabtraksi karakteristik esensial dari masukan data yang belum dikenalnya. Dan Jaringan Propagasi Ballik (JPB) merupakan metode pembelajaran dalam Jaringan Saraf Tiruan.
Proses deteksi wajah pada citra masukan akan menggunakan bobot latih hasil pelatihan. Citra masukan untuk tahap deteksi adalah citra dengan wajah yang menghadap kedepan dan tegak lurus dengan gambar wajah yang terdeteksi tidak terbagi atas beberapa feature wajah tetapi sebagian keseluruhan wajah dengan ciri wajah yaitu feature mata, hidung dan mulut.
Ringkasan Alternatif
Jaringan Saraf Tiruan (JST) merupakan suatu system yang secara sederhana memodelkan secara matematis kerja jaringan saraf tiruan pada manusia. Jaringan Saraf Tiruan ini merupakan salah satu alternative pemecahan masalah yang cukup diminati oleh para peneliti, karena keluwesan yang dimiliki oleh jaringan saraf tiruan tersebut, baik perancangan maupun penggunaannya. Jaringan Saraf Tiruan dapat menyimpan pengetahuan berdasarkan pengalaman, melakukan generalisasi dari contoh-contoh yang diperolehnya, dan mengabtraksi karakteristik esensial dari masukan data yang belum dikenalnya. Dan Jaringan Propagasi Ballik (JPB) merupakan metode pembelajaran dalam Jaringan Saraf Tiruan.
Proses deteksi wajah pada citra masukan akan menggunakan bobot latih hasil pelatihan. Citra masukan untuk tahap deteksi adalah citra dengan wajah yang menghadap kedepan dan tegak lurus dengan gambar wajah yang terdeteksi tidak terbagi atas beberapa feature wajah tetapi sebagian keseluruhan wajah dengan ciri wajah yaitu feature mata, hidung dan mulut.