Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERBANDINGAN ALGORITMA DIJKSTRA DAN
ALGORITMA FLOYD-WARSHALL UNTUK
MENYELESAIKAN SHORTEST PATH PROBLEM
YUNITA SARI INDAH CAHYANI (2003) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Salah satu persoalan yang timbul dalam graf adalah bagaimana
menemukan lintasan terpendek (shortest path). Untuk menyelesaikan persoalan
ini, langkah pertama adalah memodelkan persoalan. Setelah itu, kita harus
menganalisis dengan membuat beberapa lintasan atau rute melalui beberapa
simpul yang total bobot atau jaraknya minimum. Lintasan tergantung pada hasil
yang optimal dan waktu komputasinya.
Ada 2 cara untuk mengatasi masalah ini. Pertama dengan menggunakan
Algoritma Dijkstra. Dan yang kedua dengan menggunakan algoritma
Floyd-Warshall. Cara kerja algoritma Dijkstra adalah dengan cara menandai
setiap simpul yang terpilih dengan permanen label sampai semua simpul
mendapat permanen label. Kemudian semua lintasan dibandingkan dan dicari
lintasan yang memiliki total bobot minimum. Sedangkan cara kerja algoritma
Floyd-Warshall adalah menandai setiap simpul berurutan dari simpul awal sampai
simpul tujuan. Kemudian pencarian lintasannya hanya bisa dari simpul awal
langsung ke simpul tujuan atau boleh melewati satu simpul lain yang sudah
ditandai untuk sampai ke simpul tujuan. Setelah itu dibandingkan dan dicari
lintasan yang memiliki total bobot minimum.
Kedua algoritma ini dibandingkan cara kerjanya sehingga kita bisa
menganalisa hasilnya untuk mendapatkan hasil yang optimal sesuai dengan yang
diharapkan.
Ringkasan Alternatif
Salah satu persoalan yang timbul dalam graf adalah bagaimana
menemukan lintasan terpendek (shortest path). Untuk menyelesaikan persoalan
ini, langkah pertama adalah memodelkan persoalan. Setelah itu, kita harus
menganalisis dengan membuat beberapa lintasan atau rute melalui beberapa
simpul yang total bobot atau jaraknya minimum. Lintasan tergantung pada hasil
yang optimal dan waktu komputasinya.
Ada 2 cara untuk mengatasi masalah ini. Pertama dengan menggunakan
Algoritma Dijkstra. Dan yang kedua dengan menggunakan algoritma
Floyd-Warshall. Cara kerja algoritma Dijkstra adalah dengan cara menandai
setiap simpul yang terpilih dengan permanen label sampai semua simpul
mendapat permanen label. Kemudian semua lintasan dibandingkan dan dicari
lintasan yang memiliki total bobot minimum. Sedangkan cara kerja algoritma
Floyd-Warshall adalah menandai setiap simpul berurutan dari simpul awal sampai
simpul tujuan. Kemudian pencarian lintasannya hanya bisa dari simpul awal
langsung ke simpul tujuan atau boleh melewati satu simpul lain yang sudah
ditandai untuk sampai ke simpul tujuan. Setelah itu dibandingkan dan dicari
lintasan yang memiliki total bobot minimum.
Kedua algoritma ini dibandingkan cara kerjanya sehingga kita bisa
menganalisa hasilnya untuk mendapatkan hasil yang optimal sesuai dengan yang
diharapkan.