Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERBANDINGAN ALGORITMA GENETIK DAN ALGORITMA BRUTE FORCE DALAM PEMAMPATAN MATRIK JARANG
SULISTIYOWATI (2006) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Matrik jarang adalah matrik yang memiliki banyak elemen nol, matrik jarang dapat dimampatkan dengan menyimpan elemen tidak nol. Pemampatan dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan menggunakan algoritma genetik.
Algoritma genetik adalah algoritma yang bekerja berdasarkan mekanisme seleksi alam untuk menentukan individu berkualitas tinggi. Matrik jarang akan dimodelkan kedalam komponen algoritma genetik agar dapat diproses guna menghasilkan pemampatan yang optimum. Setelah itu akan diteliti mengenai pengaruh parameter-parameter genetik terhadap pemampatan matrik jarang. Pada akhirnya algoritma genetik akan dibandingkan dengan algoritma brute force untuk mengetahui pemampatan matrik jarang dengan algoritma genetik sudah optimum atau belum.
Ringkasan Alternatif
Matrik jarang adalah matrik yang memiliki banyak elemen nol, matrik jarang dapat dimampatkan dengan menyimpan elemen tidak nol. Pemampatan dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan menggunakan algoritma genetik.
Algoritma genetik adalah algoritma yang bekerja berdasarkan mekanisme seleksi alam untuk menentukan individu berkualitas tinggi. Matrik jarang akan dimodelkan kedalam komponen algoritma genetik agar dapat diproses guna menghasilkan pemampatan yang optimum. Setelah itu akan diteliti mengenai pengaruh parameter-parameter genetik terhadap pemampatan matrik jarang. Pada akhirnya algoritma genetik akan dibandingkan dengan algoritma brute force untuk mengetahui pemampatan matrik jarang dengan algoritma genetik sudah optimum atau belum.