Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Aset Fasilitas Taman Wisata Alam Cimanggu Kabupaten Bandung
Lilik Suprayogi Rais (2021) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Taman Wisata Alam (TWA) Cimanggu merupakan aset pariwisata unggulan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten. Taman Wisata Alam Cimanggu sebagai destinasi wisata alam memiliki daya tarik berupa pemandian air panas dan area perkemahan. TWA Cimanggu menyediakan aset fasilitas untuk menunjang kinerja sebagai destinasi wisata, namun beberapa aset fasilitas yang tersedia dalam kondisi rusak, tidak terawat, dan belum memenuhi kelengkapan sesuai standar yang ditetapkan. Selain itu, TWA Cimanggu belum memenuhi fungsi sebagai sarana edukasi dan penelitian, serta penunjang aktivitas budaya, karena belum tersedianya aset fasilitas untuk menunjang fungsi tersebut. Tujuan dari proyek ini yakni untuk menghasilkan perencanaan aset fasilitas Taman Wisata Alam Cimanggu yang meliputi penentuan kebutuhan aset, pengembangan aset, dan menghasilkan prakiraan kebutuhan biaya untuk melakukan perencanaan aset fasilitas. Landasan teori yang digunakan pada proyek ini yakni teori perencanaan kebutuhan aset Victoria Goverment (1995), fasilitas wisata alam adaptasi menurut Ginting & Sasmita (2008), Alkahtani et al (2015), dan Probstl et al (2010), dan estimasi biaya menurut Prawoto (2014). Jenis data terdiri dari data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner online dengan menggunakan gform dan data sekunder yang bersumber dari studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil proyek ini adalah penentuan kebutuhan aset dan pengembangan strategi aset fasilitas TWA Cimanggu yang terbagi kedalam 3 kategori yakni fasilitas akomodasi yang terdiri dari plaza kuliner dan area perkemahan. Fasilitas pendukung yang terdiri dari tempat parkir, toilet, tempat ibadah, tempat berteduh, area bermain anak, toko cinderamata, jalur pejalan kaki, panggung kesenian, dan fasilitas pembelajaran. Serta, fasilitas tambahan pariwisata yang terdiri dari pusat informasi pengunjung dan papan informasi. Besarnya anggaran untuk perencanaan kebutuhan aset fasilitas TWA Cimanggu yakni sebesar Rp.6.777.433.152. Luaran yang dihasilkan berupa layout fasilitas 2D, desain fasilitas 3D, dan sitemap fasilitas di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Cimanggu. Kata Kunci: Perencanaan Aset, Penentuan Kebutuhan Aset, Pengembangan Aset, Aset Fasilitas Wisata Alam Hutan, Estimasi Biaya.
Ringkasan Alternatif
Cimanggu Nature Tourism Park is the leading tourism asset of Perum Perhutani Regional Division of West Java and Banten. Cimanggu Nature Tourism Park as a natural tourist destination has attractions in the form of hot springs and camping areas. TWA Cimanggu provides facility assets to support performance as a tourist destination, but some of the available facility assets are damaged, not maintained, and have not met the required standards. In addition, TWA Cimanggu has not fulfilled its function as a means of education and research, as well as supporting cultural activities, because there are not yet available facility assets to support these functions. The purpose of this project is to produce an asset plan for the Cimanggu Nature Park facility which includes determining asset requirements, asset development, and generating a budget through calculating estimated costs for planning facility assets. The theoretical basis used in this project is the Victoria Government (1995) asset needs planning theory, adaptation natural tourism facilities according to Ginting & Sasmita (2008), Alkahtani et al (2015), and Probstl et al (2010), and cost estimation according to Prawoto (2014). Types of data consist of primary data collected through online questionnaires using gform and secondary data sourced from documentation studies. The data analysis technique used is descriptive analysis with qualitative and quantitative approaches. The results of this project are the determination of asset requirements and the development of an asset strategy for the TWA Cimanggu facility which is divided into 3 categories, namely accommodation facilities consisting of a culinary plaza and a camping area. Supporting facilities consisting of parking lots, toilets, places of worship, shelters, children's play areas, souvenir shops, pedestrian paths, art stages and learning facilities. As well, additional tourism facilities which consist of a visitor information center and information board. The amount of budget for planning the TWA Cimanggu facility assets is Rp. 6,777,433,152. The output produced is in the form of 2D facility layout, 3D facility design, and facility sitemap in the Cimanggu Nature Tourism Park area. Keywords: Asset Planning, Asset Needs Determination, Asset Development, Forest Nature Tourism Facility Asset, and Cost Estimation.
Sumber