Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Dimensi Saluran Drainase Berwawasan Lingkungan Pada Perumahan Sanghyang Royal Village, Kota Cimahi
Resta Laruchi (2020) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Sanghyang Royal Village adalah salah satu perumahan di Kecamatan Cimahi Selatan yang merupakan daerah rawan banjir. Pembangunan yang terus meningkat tanpa diiringi dengan pembangunan fasilitas drainase yang baik akan menyebabkan banjir terhadap daerah sekitar. Salah satu usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu dengan merencanakan dimensi saluran drainase serta menganalisa kapasitas danau sebagai daerah pembuangannya. Perencanaan saluran drainase ini menggunakan beberapa tahap yaitu analisis hidrologi, analisis hidrolika, analisis kapasitas danau sebagai sistem drainase berwawasan lingkungan, dan pemodelan menggunakan aplikasi SWMM (Storm Water Management Model). Analisis hidrologi digunakan untuk menghitung debit banjir rencana dengan periode ulang 5 tahun. Analisis hidrolika merupakan perhitungan untuk mendapatkan dimensi saluran drainase sesuai dengan debit banjir rencana. Analisis kapasitas danau sebagai kolam retensi dalam konsep berwawasan lingkungan. Aplikasi SWMM (Storm Water Management Model) digunakan untuk mensimulasikan kuantitas dan kualitas limpasan yang dihasilkan dalam setiap subcatchment, laju aliran, dan kedalaman aliran selama periode waktu tertentu. Hasil perhitungan analisis tersebut didapat debit banjir rencana untuk periode ulang 5 tahun sebesar 4,045 m3/detik dengan dimensi saluran drainase yang digunakan berdiameter 30 cm, 40 cm, 50 cm, 60 cm, 80 cm, dan 120 cm. Perhitungan analisis kapasitas danau dengan volume 450.000 m3 masih memenuhi untuk menampung hasil limpasan dari perumahan tersebut. Berdasarkan perhitungan perencanaan, dilakukan pemodelan menggunakan apikasi SWMM. Setelah dilakukan simulasi, dimensi yang direncanakan aman untuk digunakan. Kata kunci: drainase, dimensi, SWMM, berwawasan lingkungan.
Ringkasan Alternatif
Sanghyang Royal Village was a housing complex located in Cimahi Selatan which is flood-prone area. The development increasingly continous without good drainage will cause flooding in surrounding area. The way to solve that problem is planning the drainage dimension and analyzing lake capacity as the disposal area. This drainage planning uses several stages: hydrological analysis, hydraulic analysis, lake capacity analysis as environmentally insight drainage system, and designing by using SWMM (Storm Water Management Model) application. Hydrological analysis is a calculation to get involves regional rainfall, frequency analysis, match/fit/suitable/appropriate test, rain intensity, rainwater load/discharge, waste water discharge/load, so that get flood discharge plan. Hydraulic analysis is a calculation to get overflow flood a period 5 year. Hydraulic analysis is a calculation to get drainage dimension suitable with flood discharge plan. Lake capacity analysis as a retention pond in environmental concept. SWMM (Storm Water Management Model) application is used for simulating quantity and quality of run off which was produced in every subcathment, flow rate, and flow depth for a certain period. The result of the analysis generated flow discharge plan for a five years period in the amount of 4,045 m3/sec with the dimension of the drainage are 30 cm, 40 cm, 50 cm, 60 cm, 80 cm, and 120 cm. The calculation of lake capacity analysis in the amount of 450.000 m3 still enough to keep the flowing from that housing complex. Based on planning calculation, designing is done by using SWMM application. After simulation, the planned dimension is safe to use. Keywords: drainage, dimension, SWMM, environmentally.
Sumber