Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Fondasi Pilar Jembatan Kereta Api BH 1120 Desa Tonjong Kabupaten Brebes DAOP 5 Purwokerto
Aldila Delfani Hafidz (2022) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Jembatan Kereta Api BH 1120 Daerah Operasi (DAOP) 5 Purwokerto di Desa Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengalami keruntuhan pada pilar jembatan yang diakibatkan oleh derasnya arus Sungai Glagah yang membuat tergerusnya fondasi telapak jembatan tersebut. Jembatan Kereta Api Desa Tonjong ini dibuat pada tahun 1917 pada masa kolonialisme Belanda menggunakan fondasi telapak yang sudah berusia 104 tahun sebagai penopang beban struktur jembatan tersebut. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengevaluasi kasus keruntuhan dengan merencanakan ulang fondasi Jembatan Kereta Api Desa Tonjong menggunakan fondasi bored pile. Metodologi pengumpulan data yang dilakukan dengan cara pengambilan data investigasi tanah berupa data Standard Penetration Test (SPT), data pembebanan yang dilakukan dengan cara perhitungan manual sesuai dengan Peraturan Menteri No. 60 Tahun 2012, dan data kontur area jembatan. Dari data yang didapatkan, dapat dianalisis seberapa besar kapasitas dukung fondasi, diameter, jumlah tiang fondasi bored pile, penurunan, pergeseran, dan kedalaman gerusan. Analisis scouring pada pilar jembatan dengan menggunakan metode empiris, metode yang digunakan adalah metode California State University dan Froehlich. Analisis tersebut dilakukan untuk mengetahui besarnya kedalaman gerusan. Dari hasil analisis, didapatkan diameter bored pile 1,2 m dengan kedalaman panjang tiang 31 m dan berjumlah 12 tiang, angka penurunan kelompok tiang sebesar 0,234 cm, angka pergeseran kepala sebesar 1,244 cm, tulangan utama bored pile D25 dan sengkang D13-250, dimensi pile cap sebesar 11,4 x 8,4 x 1,5 m, dan kedalaman gerusan sedalam 1,538 m.
Ringkasan Alternatif
The BH 1120 Railway Bridge DAOP 5 Purwokerto in Tonjong Village, Brebes Regency, Central Java experiences a collapse in the bridge pier caused by the swift current of the Glagah River which made the bridge foundation eroded. The Railway Bride was built in 1917 during the Dutch colonial period and using 107 year old foundation as a support for the bridge structure. This final task aims to evaluate the case of collapse by re-planning the foundation of the Railway Bridge using a bored pile. The methodology of data collection is carried out by taking soil investigation data in the form of SPT data. The loading data carriout by manual calculation in accordance with Peraturan Menteri No. 60 of 2012, and contour data of the bridge area. From the data, it can be analyzed the bearing capacity of the foundation, diameter of foundation, number of bored pile foundation piles, settlement, displacement, and scour depth. Analysis of scouring on bridge pier using empirical methods, the methods used are the methods of California State University and Froehlich. The analysis was conducted to find out the depth of the scouring. From the results of the analysis, the diameter of the bored pile is 1,2 m with a depth of pile 31 m and 12 piles, the group pile settlement is 0,234 cm, the head displacement is 1,244 cm, the main bar of bored pile is D25 and cross bar D13-250, the pile cap dimensions are 11,4 x 8,4 x 1,5 m, and the scouring depth is 1,538 m.