Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Kebutuhan Aset Hutan Kota Berdasarkan Demand Approach Aspects Di Kawasan Perkotaan Kabupaten Bandung
Anggi Afriyani N. (2020) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Kawasan Perkotaan Kabupaten Bandung telah memiliki aset hutan kota sebagai ruang terbuka, namun ketersediaannya masih kurang. Persentase ketersediaan hutan kota saat ini sebesar 0,72% dari luas wilayah perkotaan Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian ini untuk membuat perencanaan kebutuhan hutan kota dan menghitung estimasi biaya perencanaan kebutuhan fasilitas hutan kota di Kawasan Perkotaan Kabupaten Bandung. Landasan teori yang digunakan adalah demand approach aspects yang meliputi site selection, quantitative measures, types of activities, dan site design (Cohen, 2007). Penelitian ini diklasifikasikan pada penelitian terapan. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode penelitian campuran yang meliputi metode kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode triangulasi yang terdiri dari observasi ilmiah, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini, rencana lokasi hutan kota berada di kawasan Sabilulungan yang beralamat di Jalan Al-Fathu, Pamekaran, Soreang dengan nama Hutan Kota Sabilulungan dengan luas 55.973 m2. Rencana kebutuhan aktivitas meliputi jalan-jalan, bersantai/duduk, bersosialisasi, jogging, berkemah, panjat dinding dan menikmati suasana alam. Rencana desain fasilitas ruang rekreasi mencakup jalur pedesterian, tampat duduk, air mancur, playground, jembatan gantung, lampu penerangan, signage, toilet, wadah sampah taman, area parkir, gazebo, dan landmark. Rencana desain fasilitas ruang olahraga mencakup alat fitness outdoor, panjat dinding, dan jogging track. Sedangkan rencana desain fasilitas ruang alam mencakup 10 jenis pohon, dome penangkaran burung, kartu hewan, dan kartu tumbuhan. Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk kebutuhan fasilitas berdasarkan fungsi recreation, sport, dan nature space sebesar Rp 33.141.279.772,-. Kata Kunci: Perencanaan Kebutuhan Aset, Estimasi Biaya, Hutan Kota.
Ringkasan Alternatif
Urban area of Kabupaten Bandung has an urban forest asset as open space, but its availability is still lacking. The percentage of urban forest availability in the Urban District of Kabupaten Bandung is currently 0.72%. The formulation of the problem in this research is how to plan urban forest needs and what is the estimated cost of planning urban forest facilities in Kabupaten Bandung. The purpose of this study is to plan urban forest needs and calculate the estimated cost of planning urban forest facilities in Kabupaten Bandung. The theoretical foundation used is demand approach aspects which include site selection, quantitative measures, types of activities, and site design (Cohen, 2007). This research is classified into applied research. This study uses a type of descriptive research with mixed research methods that include quantitative and qualitative methods. The data collection technique uses the triangulation method which consists of scientific observations, interviews, and documentation studies. The data analysis technique uses descriptive analysis method. The results of this study, the planned location of the urban forest is in the Sabilulungan area which is located at Jalan Al-Fathu, Pamekaran, Soreang under the name Hutan Kota Sabilulungan with an area of 55,973 m2. Plans for activity needs include traveling, relaxing / sitting, socializing, jogging, camping, climbing walls and enjoying the natural atmosphere. Design plans for recreational facilities include pedestrian lanes, seating, fountains, playgrounds, suspension bridges, lighting, signage, toilets, garden trash, parking area, gazebos, and landmarks. The design plan for the gym includes outdoor fitness equipment, wall climbing and jogging tracks. While the design plan for natural space facilities includes 10 types of trees, bird breeding dome, animal cards, and plant cards. Estimated costs needed for facility needs are based on recreation, sport and nature space functions of Rp 33.141.279.772,-. Keywords: Asset Needs Planning, Cost Estimate, Urban Forest.