Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Kebutuhan Gudang Penghapusan Kendaraan Operasional Dinas Milik Pemerintah Kota Bandung
Rizka Ramadhani (2018) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Pemerintah Kota Bandung memiliki gudang penghapusan kendaraan operasional dinas yang terletak di Jalan Aruna Belakang Nomor 23 Kota Bandung. Kondisi fisik gudang tersebut belum sesuai dengan persyaratan gudang tertutup yang meliputi kondisi fisik dan fasilitas gudang, kapasitas penyimpanan gudang yang belum memenuhi kebutuhan, tata letak/layout gudang yang belum sesuai dengan kebutuhan serta gudang belum sesuai dengan peruntukan kawasan menurut Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW)Kota Bandung. Tujuan proyek tugas akhir ini untuk menghasilkan rencana kebutuhan gudang penghapusan kendaraan operasional milik Pemerintah Kota Bandung. Teori yang digunakan yaitu perencanaan kebutuhan, gudang dan estimasi biaya. Data yang digunakan dalam proyek ini yaitu data kendaraan operasional dinas yang akan dihapuskan tahun 2017, persyaratan gudang tertutup, Satuan Ruang Parkir (SRP) kendaraan, Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Bandung serta tata letak/layout gudang. Sumber data yang diperoleh yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kondisi eksisting gudang, fasilitas gudang, luas gudang, tata letak penyimpanan barang. Sedangkan data sekunder pada proyek ini yaitu persyaratan gudang tertutup, perhitungan kapasitas penyimpanan kendaraan yang mengacu pada Satuan Ruang Parkir (SRP) kendaraan, tata letak/layout gudang dan Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Bandung. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi ilmiah, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil perencanaan kebutuhan gudang menunjukkan bangunan gudang belum memenuhi persyaratan konstruksi dan bahan bangunan serta fasilitas gudang tertutup. Total SRP yang digunakan untuk menentukan salah satu luasan gudang yang dibutuhkan yaitu sebesar 567 m2. Peruntukan lahan yang digunakan untuk membangun gudang tersebut harus berada di kawasan industri dan pergudangan dengan KDB maksimal 550,2 m2, KLB 1100,4 m2, luas daerah hijau 91,7 m2, dan ketinggian lantai maksimum adalah 2 lantai. Metode tata letak yang digunakan adalah metode Dedicated Storage. Estimasi total biaya yang diperlukan untuk merealisasikan rencana pembangunan gudang baru yaitu sebesar Rp 3.388.821.184,00 meliputi biaya bangunan, biaya peralatan dan perlengkapan, biaya pengembangan tapak, biaya tanah, biaya jasa profesi, biaya administrasi, dan biaya lain-lain. Kata Kunci: Perencanaan Kebutuhan, Gudang Tertutup, Estimasi Biaya.
Ringkasan Alternatif
Bandung City Government has an operational service vehicle disposal warehouse located at Jl. Aruna Belakang, Nomor 23 Bandung. The physical condition of the warehouse is not in accordance with the requirements of closed warehouse which includes the physical condition and facilities. Warehouse storage capacity that is not according to need. Warehouse layout that is not according to need. Warehouse is yet in in accordance with the regional designation according to Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) of Bandung City. The purpose of this final project is to produce the necessity plan of operational service vehicle abolishment warehouse owned by the Government of Bandung. The theory used is needs planning,warehouse and costaestimation. The data used in this project are the operational service vehicle data which will be abolished in 2017, the closed warehouse requirements, Satuan Ruang Parkir (SRP) of the vehicle, Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) of Bandung City as well as the warehouse layout. Sources of data obtained area both primary and secondary data. Primary data obtained from the existing condition of warehouse, warehouse facilities, warehouse area, layout storage of goods. While the secondary data on this project are closed warehouse requirements, the calculation of vehicle storage capacity which refers to the Satuan Ruang Parkir (SRP) of vehicles, warehouse layout and Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) of Bandung City. Data collection techniques used were scientific observation,interview and documentation study. The results of the warehouse necessity planning shows that the warehouse building is yet to meet the requirements of construction, building materials as well as closed warehouse facilities. Total of SRP used to determine one of the required warehouse area is 567 m2. Allotment of land used to build the warehouse must be in industrial and warehouse area with maximum KDB of 550,2 m2, KLB 1100,4 m2, 91,7 m2 of green area, and maximum floor height is 2 floor. Layout method used is Dedicated Storage method. Estimated total cost needed to realize the new warehouse development plan amounting to Rp 3,388,821,184,00 includes building cost, equipment and equipment cost, site development cost, land cost, professional service fee, administration fee, and other expenses. Keywords: Needs Planning, Closed Warehouse, Cost Estimation.