Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Kebutuhan Pembangunan Mall Soreang
Astri Shofiyastri R. (2018) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Pasar Soreang berada di Ibukota Kabupaten Bandung yang memiliki peranan penting bagi masyarakat Kecamatan Soreang dan sekitarnya, namun kondisi Pasar Soreang berdasarkan hasil evaluasi dalam studi awal terdapat kerusakan fisik, fasilitas tidak lengkap sehingga pasar tersebut kurang layak. Studi ini bertujuan untuk menghasilkan rencana penghapusan Pasar Soreang, rencana kebutuhan pembangunan Mall Soreang dan biaya persiapan serta biaya pembangunan Mall Soreang. Objek penelitian ini adalah Pasar Soreang yang akan dijadikan mall. Landasan teori yang digunakan adalah penghapusan aset dari Victorian Government tahun 1995, analisis perancangan pusat perbelanjaan dari Marlina tahun 2008 dan estimasi biaya dari MAPPI tahun 2018. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Salah satu analisis data yaitu estimasi biaya pembangunan menggunakan perhitungan metode meter persegi dan menggunakan perhitungan biaya pembongkaran. Hasil penelitian ini berupa penghapusan, perencanaan kebutuhan dan estimasi biaya. Pertama Pasar Soreang dihapuskan dengan membebankan biaya sebagai biaya persiapan, kedua perencanaan kebutuhan mengacu pada analisis perancangan pusat perbelanjaan berupa mall dengan memperhitungkan biaya pembangunan, luas yang bangunan yang dibutuhkan yaitu 43.569,8 m2 yang terdiri dari 3 lantai. Ketiga menghitung estimasi biaya dengan menggunakan inflasi sebesar 3,12% Kata Kunci: Penghapusan, Perencanaan Kebutuhan, Estimasi Biaya.
Ringkasan Alternatif
Soreang market (in Capital of Kabupaten Bandung) has important role for people in Kecamatan Soreang and surrounding areas, however conditions Soreang market based on evaluation the results are the physical condition is damage, facility is not complete so that market was not feasible. The aims of this study are produce the demolition of Pasar Soreang, development requirement planning of Soreang Mall and the estimated cost of initiation and cost the development of Soreang Mall. Grand theory of this study is demolition of asset from Victorian Government in 1995, planning of the shopping centre from Marlina in 2008 and estimated costs from MAPPI in 2018. The method of this research is a descriptive method with quantitative and qualitative research approach. Data collection techniques used observation, interview, and study the documentation. One of the data analysis is estimated development costs using the calculation method square meters and cost calculation of demolition. The results of this research in form of demolition, requirement planning and cost estimation. First the Pasar Soreang must be demolition by charging fees as preparation costs, secondly the requirement planning refers to the analysis of the design of a shopping center in the form of a mall and allow development costs, the area needed is 43.569,8 m2 consisting of 3 floors. The third calculates estimated costs by using inflation of 3.12%. Keywords: Demolition, requirement planning, cost estimation.