Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Kebutuhan Pengembangan Aset Fasilitas Wana Wisata Curug Sawer Cililin di Kabupaten Bandung Barat
Annisa Hasna Widiastuti (2020) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Wana Wisata Curug Sawer Cililin memiliki luas 5 Hektar dan dikelola oleh KPH Bandung Selatan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten. Aset wisata ini memiliki atraksi air terjun, camping ground dan mini outbond. Fasilitas yang terdapat di Wana Wisata Curug Sawer Cililin terdiri dari pintu masuk, tempat parkir, mushola, toilet, warung, tempat sampah, campground dan jalur pejalan kaki dengan kondisi rusak. Berdasarkan hasil wawancara kepada pihak pengelola, akan ada pengembangan pada atraksi mini outbound. Namun, fasilitas yang terdapat di Wana Wisata Curug Sawer Cililin belum memenuhi standar aset fasilitas untuk sebuah wana wisata. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk merencanakan aset fasilitas wana wisata yang dibutuhkan dan menghitung estimasi biaya untuk merencanakan kebutuhan aset fasilitas wana wisata Curug Sawer Cililin. Grand Theory yang digunakan dalam penelitian ini yakni perencanaan kebutuhan aset, aset fasilitas wana wisata, dan estimasi biaya. Sedangkan, landasan normatif yang digunakan adalah Permenpar No. 05 tahun 2019 tentang Petunjuk Operasional Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi ilmiah, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data adalah teknik deskriptif. Hasil penelitian ini yakni rencana kebutuhan pengembangan dan estimasi biaya pembangunan aset fasilitas wana wisata Curug Sawer Cililin. Rencana aset fasilitas Wana Wisata Curug Sawer Cililin terdiri dari fasilitas pintu masuk dengan material kayu dan beton. Total luas area parkir yang dibutuhkan adalah 540m2 dengan kapasitas 20 mobil dan 30 motor. Jumlah fasilitas papan informasi dan papan petunjuk yang akan direncakan adalah sejumlah 95 unit. Tempat piknik akan ditempatkan pada 2 titik dengan penempatan pada area bermain anak dan di dekat camping ground, masing-masing tempat piknik terdiri dari 10 meja dan kursi, 10 perapian dan 1 shelter dengan luas 7,065m2. Total luas toilet yang dibutuhkan adalah 198,92m2, toilet akan ditempatkan secara menyebar. Jenis permainan pada area bermain anak berupa permainan ayunan, perosotan, komidi putar dan rangka panjat. Total luas jalur pejalan kaki yang akan dibangun pada adalah 5.500m2, sepanjang jalur pejalan kaki akan tersebar 370 buah tempat duduk dan 370 lampu penerangan. Fasilitas khusus (outbound) terdiri dari permainan flying fox, birma crosser dan spider web. Fasilitas pembelajaran dan intepretasi yang akan direncanakan yaitu one-site panels dan pusat informasi pengunjung. Total luas mushola yang akan dibangun adalah 144m2. Total tempat sampah yang dibutuhkan adalah 185 buah. Tata letak penempatan tenda, dipisahkan oleh tanaman Andong dan Lantana Camara. Total luas tempat belanja yang akan direncanakan adalah 16m2. Total estimasi biaya perencanaaan kebutuhan pengembangan aset fasilitas wana wisata Curug Sawer Cililin sebesar Rp 8.899.190.955,9. Kata kunci: Perencanaan Kebutuhan Aset, Aset Fasilitas Wana Wisata, Estimasi Biaya.
Ringkasan Alternatif
Wana Wisata Curug Sawer Cililin has an area of 5 hectares and managed by KPH Bandung Selatan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten. This tourism asset has attractions such as waterfalls, camping ground and mini outbound. The facilities available at Wana Wisata Curug Sawer Cililin only have entrances, prayer rooms, toilets and stalls. These facilities are damaged. Based on the results of the interview to the manager, there will be development on mini outbound attractions. However, the facilities available at Wana Wisata Curug Sawer Cililin doesnt match with the asset standard for a tourism facility. The purpose of this study is to plan the assets of the tourism facilities needed and calculate the estimated costs to plan the asset requirements of the tourism facilities owned by KPH Bandung Selatan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten. Grand Theory used in this study is planning asset requirements, assets of tourism facilities, and estimated costs. Meanwhile, the normative foundation used is Permenpar No. 05 Tahun 2019 tentang Petunjuk Operasional Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pariwisata. The research method used is descriptive method with qualitative and quantitative approaches. Data collection techniques use the method of scientific observation, interviews, and documentation studies. Data analysis technique is descriptive technique. The results of this study are plans for development needs and the estimated cost of building assets for tourism facilities owned by the KPH Bandung Selatan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten. Plans for assets of the Wana Wisata Curug Sawer Cililin of entrance facilities using wood and concrete materials. The total parking area needed is 540m2 with a capacity of 20 cars and 30 motorbikes. The number of information board facilities and signs that will be planned is 95 units. Picnic places will be placed at 2 points with placement in the children's play area and near the camping ground, each picnic area consists of 10 tables and chairs, 10 fireplaces and 1 shelter with an area of 7.065m2. The total toilet area needed is 198.92m2, the toilet will be placed spreadly, namely in the area after the entrance, camping ground, outbound area, and waterfall area. The type of game in the children's play area is a game of swing, slide, carousel and climbing frame. The total area of the pedestrian path to be built is 5,500m2, along the pedestrian pathway it will be spread out 370 seats and 370 lights. Special facilities (outbound) consist of flying fox games, Burma crossers and web spiders. Learning and interpretation facilities that will be planned consist of 2 namely one-site panels and visitor information center. The total area of the mosque to be built is 144m2. The total amount of trash needed is 185 pieces. The layout of the tent placement, the camping ground area is separated by Andong plants and Lantana Camara which are useful as a division of layout. The total shopping area to be planned at Wana Wisata Curug Sawer Cililin is 16m2. The total estimated cost of planning the asset development needs of tourism facilities is Rp 8.899.190.955,9. Keywords: Asset Requirement Planning, Wana Wisata Facility Assets, Cost Estimates.
Sumber