Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Pemeliharaan Berdasarkan Business Centered Maintenance pada Aset Mesin di PT Wika Beton Tbk
Rizki Puji Fadillah (2020) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
PT Wijaya Karya Beton Tbk adalah salah satu produsen beton pracetak di Indonesia. Kegiatan produksi beton didukung dengan mesin sebagai alat utama produksi. Saat ini aset mesin di PPB Bogor memiliki kinerja di bawah standar dikarenakan belum memiliki perencanaan pemeliharaan. Tujuan proyek ini adalah untuk menghasilkan rancangan perencanaan pemeliharaan aset mesin di lini produksi. Landasan teori yang digunakan adalah Business Centred Maintenance (BCM) (Dhingra, 2015), meliputi maintenance objectives, maintenance organization, maintenance work planning, dan maintenance control system. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam proyek ini yaitu teknik triangulasi melalui observasi ilmiah, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil proyek ini yakni rancangan pemeliharaan aset mesin berdasarkan Business Centred Maintenance (BCM) pada lini produksi yang mencakup empat aspek, yaitu (1) Aspek maintenance objectives dengan merancang strategi pemeliharaan terencana atau planned maintenance untuk 5 jenis mesin agar mesin dapat tersedia untuk proses produksi beton; (2) Aspek maintenance organization memuat prakiraan beban kerja pemeliharaan sebanyak 14.731 kali selama satu tahun, kapasitas tenaga kerja sebanyak 42 orang teknisi, jadwal berjangka, dan struktur organisasi pemeliharaan mesin yang tepat; (3) Aspek maintenance work planning dengan merancang diagram alur kerja kegiatan pemeliharaan mesin pada lini produksi yang tepat yakni sesuai dengan alur di lini produksi satu sampai dengan empat, sesuai dengan penugasan, dan memperhatikan SMK3; (4) Aspek maintenance controll system memuat pengendalian persediaan untuk 16 jenis material dan suku cadang dengan teknik EOQ dan ROP, pengendalian kerja dengan membuat form work order, form permintaan material dan peralatan, serta estimasi biaya pemeliharaan sebesar Rp 3.229.953.107 pertahun. Kata Kunci: Perencanaan Pemeliharaan Aset, Business Centered Maintenance.
Ringkasan Alternatif
PT Wijaya Karya Beton Tbk is one of the precast concrete manufacturers in Indonesia. Concrete production activities are supported by machinery as the main production tool. At present the machine assets at PPB Bogor is bellow the standard due to not having maintenance planning. The purpose of this project is to produce a design plan for maintaining machine assets on the production line. The theoretical foundation used is Business Center Maintenance (BCM) (Dhingra, 2015), which includes objective maintenance, organization maintenance, maintenance work planning, and maintenance control systems. Data collection techniques used in this project are triangulation techniques through scientific observation, interviews, and documentation studies. The results of this project are the design of engine asset maintenance based on Business Center Maintenance (BCM) on the production line which includes four aspects, namely (1) Aspects maintenance objectives by designing planned maintenance plans for 5 types of machines so that the machines can be available for concrete production processes; (2) The maintenance organization aspect contains an estimated maintenance workload of 14,731 times a year, a workforce capacity of 42 engineers, timetable, and an appropriate machine maintenance organizational structure; (3) The aspect of maintenance work planning by designing the workflow diagram of the proper machine maintenance activities, which is in accordance with the flow in the production lines of one to four, in accordance with the assignment, and attention to SMK3; (4) Maintenance control system aspects include inventory control for 16 types of materials and parts with EOQ and ROP techniques, work control by making work order forms, material and equipment request forms, and estimated maintenance costs of Rp. 3,229,953,107 per year. Keywords: Asset Maintenance Planning, Business Centered Maintenance.
Sumber