Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Perencanaan Pengembangan Aset Jarigan Distribusi Air Bersih di Ciwaruga
Peggy Rozzah (2018) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Pengelolaan aset jaringan distribusi air bersih Ciwaruga sudah beroperasi sejak tahun 1960, namun belum sesuai dengan Standar Nasional Indonesia 7831:2012 berdasarkan aspek adequacy (kecukupan) air bersih sudah mencukupi setiap orang/hari debit sumber air telah sesuai dengan standar namun tingkat kehilangan air masih tinggi, dependability (kehandalan) pengelola, efficiency (efisiensi) biaya, Introduction (pengenalan) fasilitas belum sesuai dengan standard dan kebutuhan pelanggan serta replacement of water mains due brakage belum ada. Oleh sebab itu diperlukan studi mengenai perencanaan pengembangan aset jaringan air bersih. Tujuan studi ini adalah menyusun rencana pengembangan aset jaringan distribusi air bersih untuk pemenuhan kebutuahan air bersih Ciwaruga. Landasan teori yang digunakan yakni perencanaan pengembangan aset jaringan distribusi air bersih dengan tahapan persediaan, operasional dan penggunaan teknologi, umur hidup jaringan air, biaya yang digunakan, prakiraan pelanggan, dan analisis investasi serta perencanaan keuangan dan pengelolaan aset jaringan distribusi air bersih. Selain itu digunakan pula landasan normatif yakni Permen PU No. 21 tahun 2009 dan SNI 7831:2012 tentang sistem penyediaan air bersih. Studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan terdiri dari wawancara dengan reduksi data, observasi secara kuantitatif dan kualitatif, dan studi dokumentasi secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil dan diskusi, diketahui bahwa rencana pengembangan aset jaringan distribusi air bersih di Ciwaruga dengan tahapan pengembangan basis data persediaan mengunakan pipa HvnCc (1,1.5,2 inc) dengan penggunaan pola aliran jaringan gabungan dan membuat penampungan penyadapan air dengan kapasitas 20 x 15 meter. Teknologi yang digunakan noice longgers dan prediksi sisa umur layanan dengan menggunakan bahan pipa HvnCc dan membuat bak treatment penetral Ph air. Los (Level of Service) membentuk Badan Penyediaan Air Bersih dan Penjadwalan operasional air dua jam pagi hari dan dua jam malam hari dengan menampung pada bak untuk di luar penjadwalan. Analisis risiko dan permintaan yang diterapakan dengan membentuk tim inpeksi lapangan dan dibantu dengan alat ground microphone, rencana investasi yakni NPV Rp. 1.877.754.259, IRR 30,834%, dan BEP 14,8 tahun, rencana keuangan serta manajemen aset dirancang sesuai dengan SNI 7813:201 dengan memperhatikan Permen PU No. 21 tahun 2009 sehingga kebutuhan air bersih di Ciwaruga dapat terpenuhi. Kata kunci: Perencanaan, Pengembangan, Aset Jaringan Air Bersih.
Ringkasan Alternatif
Asset management Ciwaruga clean water distribution network have operated since the year 1960, but has not been in accordance with the National standard of 7831:2012 Indonesia based on the aspect of adequacy (sufficiency) still lack clean water as much as 117.88 liters of water each person/day while the discharge water sources were in accordance with the standard, dependability (reliability) Manager, efficiency (efficiency) the cost, Introduction (introduction) facilities are not yet in compliance with the standard and customer requirements as well as the replacement of water mains due brakage does not yet exist. Therefore required a study of the planning development of clean water network assets. The purpose of this study is to draw up development plans clean water distribution network assets for the fulfillment of kebutuahan clean water Ciwaruga. The cornerstone of the theory are used namely asset development planning of distribution network with the stages of clean water supplies, operations and the use of technology, the age of living water network, the costs are used, the customer forecasts, and investment analysis as well as financial planning and asset management of clean water distribution network. In addition to the normative foundation also used i.e. Candy PU No. 21 years 2009 and SNI 7831:2012 about the clean water supply system. This study uses descriptive research methods with quantitative and qualitative approaches. Data collection techniques applied consist of interviews with observational data, reduction in quantitative and qualitative studies and documentation, quantitative and qualitative. Based on the results and discussion, it is known that the development plan of water supply distribution network assets in Ciwaruga with the stages of the development of the inventory database using the HvnCc pipeline (1, 1.5, 2 inc) with the use of a combined network and flow patterns to make the shelter with a capacity of 20 water tapping x 15 meters. The technology used noice longgers and prediction of residual age service using pipe HvnCc and make the tub treatment water Ph neutralizer. Los (Level of Service) to form the Agency's provision of clean water and water operations Scheduling two hours in the morning and two hours of the evening. Risk analysis and the diterapakan request by forming teams that field and assisted with the ground microphone, investment plans i.e. NPV Rp. 1,877,754,259, IRR 30.834 BEP 14.8%, and financial plan of the year, as well as asset management designed in accordance with the SNI 7813:201 with attention to Candy PU No. 21 year 2009 so it needs clean water in Ciwaruga can be met. Keywords: Plan, Development, Water Distribution Asset Network.
Sumber