Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERHITUNGAN AREA TIDAK BERATURAN MENGGUNAKAN METODE TRIANGULAR.
ADE SOPANA (2006) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Informasi mengenai Luas dari suatu area merupakan hal yang sangat
penting untuk diketahui. Permasalahan sering timbul ketika area yang ingin
diketahui luasnya tersebut mempunyai bentuk geometris yang tidak teratur
sehingga proses perhitungan jadi sulit untuk dilakukan, untuk itu, dilakukan
beberapa penelitian terhadap sejumlah photo area dengan cara mengukurnya
menggunakan berbagai metode dan teori-teori matematika lalu
membandingkannya dengan pengukuran area secara manual dilapangan untuk
mendapatkan pendekatan perhitungan terhadap luas dari suatu area geometrik
dengan bentuk tidak beraturan. Hasilnya adalah luas area tersebut dapat diukur
menggunakan pendekatan perhitungan bangun ruang yang telah dikenal dan
memiliki rumus perhitungan yang telah pasti seperti, segitiga, persegi, trapesium,
lingkaran, dan sebagainya.
Pendekatan pengukuran dilakukan dengan cara membagi area tersebut
kedalam suatu bangun ruang (segitiga, trapesium, persegi, dll) selanjutnya luas
area keseluruhan diperoleh dengan menjumlahkan luas untuk masing-masing sub
ruang pembentuknya. Cara lainnya adalah mengasumsikan bahwa bentuk area
tidak beraturan tersebut sebagai sebuah lingkaran sempurna, dimana luas dihitung
menggunakan rumus lingkaran .
2
Dari permasalahan yang ada maka penulis melakukan perhitungan luas
menggunakan metode triangular dengan maksud untuk mendapatkan hasil akurasi
perhitungan yang cukup handal dari proses yang dilakukan
Ringkasan Alternatif
Informasi mengenai Luas dari suatu area merupakan hal yang sangat
penting untuk diketahui. Permasalahan sering timbul ketika area yang ingin
diketahui luasnya tersebut mempunyai bentuk geometris yang tidak teratur
sehingga proses perhitungan jadi sulit untuk dilakukan, untuk itu, dilakukan
beberapa penelitian terhadap sejumlah photo area dengan cara mengukurnya
menggunakan berbagai metode dan teori-teori matematika lalu
membandingkannya dengan pengukuran area secara manual dilapangan untuk
mendapatkan pendekatan perhitungan terhadap luas dari suatu area geometrik
dengan bentuk tidak beraturan. Hasilnya adalah luas area tersebut dapat diukur
menggunakan pendekatan perhitungan bangun ruang yang telah dikenal dan
memiliki rumus perhitungan yang telah pasti seperti, segitiga, persegi, trapesium,
lingkaran, dan sebagainya.
Pendekatan pengukuran dilakukan dengan cara membagi area tersebut
kedalam suatu bangun ruang (segitiga, trapesium, persegi, dll) selanjutnya luas
area keseluruhan diperoleh dengan menjumlahkan luas untuk masing-masing sub
ruang pembentuknya. Cara lainnya adalah mengasumsikan bahwa bentuk area
tidak beraturan tersebut sebagai sebuah lingkaran sempurna, dimana luas dihitung
menggunakan rumus lingkaran .
2
Dari permasalahan yang ada maka penulis melakukan perhitungan luas
menggunakan metode triangular dengan maksud untuk mendapatkan hasil akurasi
perhitungan yang cukup handal dari proses yang dilakukan