Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERKEMBANGAN SEKSUAL REMAJA DI SMP NURUL ISLAM ANTIROGO SUMBERSARI JEMBER
Raefita Diah Priyatna (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Penyimpangan seksual adalah aktivitas seksual yang ditempuh seseorang untuk mendapatkan kenikmatan seksual dengan tidak sewajarnya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuatitatif bertujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan peristiwa atau suatu kejadian yang terjadi pada saat sekarang dalam bentuk angka-angka yang bermakna tentang penyimpangan seksual remaja. Populasi penelitian ini adalah remaja siswa dan siswi di SMP Nurul Islam 1 Antirogo berjumlah 90 orang dan sampel yang diambil sejumlah 72 responden yang terdiri dari 36 responden laki-laki dan 36 responden perempuan yang di ambil melalui teknik quota sampling. Analisis data menggunakan deskriptif. Hasil uji statistik menggunakan distribusi frekuesnsi, pada siswa laki-laki didapatkan 55,6% responden berperilaku normal dan 44.4% responden berperilaku berisiko. Pada siswi didapatkan 52,8% responden berperilaku normal dan 47,2% berperilaku berisiko. Penelitian ini direkomendasikan untuk pelayanan kesehatan atau keperawatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan perkembangan seksual remaja khusunya di Institusi Pendidikan.
Ringkasan Alternatif
Sexual perversion is sexual activity that is pursued someone to get sexual pleasure by not reasonable. This resarch uses descriptive research design with a quantitative approach aims to describe or explain the event or an event that happened at this time in the form of numbers significance of adolescent sexual deviance. The study population was a teenager male and female students in SMP Nurul Islam 1 Antirogo Sumbersari Jember of 90 people and the samples taken as many as 72 respondents consisting of 36 female participants were taken through simple random sampling technique. Analisis data using deskriptif. Statistical test result using the frequency distribution of male students obtained 55,6% of respondent behave normally and 44,4% of respondents behave at risk. While on fermale students obtained 52,8% of respondents behaving normally and 47,2% behave at risk. The study is recommended for health care or nursing in improving the quality of adolescent sexual health services, especially in boarding school.
Sumber