Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
PERLAKUAN AKUNTANSI KREDIT BERMASALAH (NONPERFORMING LOAN) KESESUAIANNYA SESUDAH PERNYATAAN STANDART AKUNTANSI KEUANGAN NO 31 EFEKTOF DICABUT PADA PT. BPR Wilis Putra Utama Cabang Banyuwangi
Desi Dwi Lutfiani (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini tertujuan untuk mengetahui perlakuan akuntansi kredit bermasalah pada PT. BPR Wilis Putra Utama setelah PSAK No.31 efektif dicabut dan kesesuaiannya dengan Standart Akuntansi Keuangan Tanpa Akuntanbilitas Publik (SAK ETAP). Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif.berdasarkan hasil penelitian menunjukan setelah efektif dicabutnya PSAK No.31 pada tanggal 1 Januari 2010tentang akuntansi perbankan maka dakam perlakuan akuntansinya instrument keuangan asset pada PT. BPR Wilis Putra Utama menggunakan SAK ETAP karena dipandang lebih sesuai dengan kegiatan BPR yang lebih sederhana. Praktik akuntansi kredit bermasalah, pendapatan bunga, penyisihan kerugian penurunan nilai dan penghapusbukuan kredit telah sesuai dengan Standart Akuntansi Keuangan Tanpa Akuntanbilitas Publik (SAK ETAP).
Ringkasan Alternatif
This research is a qualitative research which aim to investigate the treatment of nonperforming loan accounting in PT. BPR Wilis Putra Utamaafter PSAK No.31 is effectively taken an compatible with financial accounting standards no public accountability (SAK ETAP). The method that is used for collecting data in the research is field research methods. The analisis data that is used is descriptive analysis. According to result of this thesis shows that after PSAK No.31 on 1^st of January 2010 abouut banking accounting take effectively so in the treatment in instrument accounting of finance asset in PT. BPR Wilis Putra Utama used SAK ETAP because it is deemed more appropriate to the activities BPR more simple. Accounting practices of nonperforming loan, interest income, elimination disadvantages of descreasing values, eraser credit book have appropriated financial accounting standards no public accountability (SAK ETAP).