Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Rancang Bangun Alat Perbaikan Faktor Daya Otomatis Satu Fasa Berbasis Arduino Uno dengan Metode Triac
Muhamad Wildan (2020) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam upaya optimalisasi penggunaan energi listrik adalah nilai faktor daya (Cos Phi). Nilai faktor daya yang rendah dapat mengakibatkan terjadinya kegagalan kerja suatu sistem dan meningkatnya biaya pemakaian energi listrik. Disamping itu, konsumen energi listrik dengan nilai faktor daya yang terlampau rendah akan dikenakan penalti oleh pihak penyalur energi listrik, pada kasus ini adalah PLN. Untuk meningkatkan kualitas daya listrik, diperlukan suatu alat perbaikan faktor daya. Perbaikan faktor daya adalah upaya mereduksi daya reaktif yang ditimbulkan oleh suatu beban dengan menggunakan kapasitor. Pada beban yang tetap, perbaikan faktor daya dapat dilakukan secara manual dengan memasang kapasitor yang tersambung dengan suatu saklar. Akan tetapi pada kasus beban yang bervariasi dan tersebar, diperlukan alat perbaikan faktor daya yang dapat bekerja secara otomatis dengan menggunakan Arduino Uno untuk mengukur faktor daya dan sebagai pusat kontrol utama serta rangkaian switching kapasitor menggunakan TRIAC sehingga didapatkan nilai faktor daya sebesar 0,90 (tertinggal).
Ringkasan Alternatif
One of the concern in an effort to optimize the electrical energy is the power factor value (Cos Phi). Low power factor value causes a system failure and increase the cost of electrical energy. Meanwhile, the consumers with a low power factor value will be sanctioned penalty by the distributor of electrical energy, in this case PLN. To improve the quality, a power factor correction device is needed. Power factor correction is an effort to reduce the reactive power caused by a inductive load using a capacitor. On a fixed load, Power factor correction can be done manually by installing a capacitor that connected to a switch. However, for varied and scattered loads, it needed an automatic power factor correction device is required by using Arduino Uno to measure power factor and as the main control and capacitor compensator switching using TRIAC that increasing the power factor to 0,90 (lagging).
Sumber