Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Rancang Bangun Aplikasi Administrasi Desa Sebagai Software As A Service Pada Cloud E-Desa (Studi Kasus Beberapa Desa Di Kecamatan Cimenyan)
Andi Susanto NIM. (2013) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Desa sebagai bagian terkecil dari sistem pemerintahan administratif di Indonesia, dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi dan terus meningkatkan kemampuannya didalam mengelola data administrasi kependudukan desa. Saat ini desa-desa, didalam sistem pelayanan administrasi kependudukan desa masih bersifat konvensional, hal tersebut berimbas kepada perangkat desa maupun penduduk desa, dimana sering terjadi human error, serta pemborosan waktu dan biaya. Sehingga dibutuhkan pemanfaatan teknologi secara tepat untuk mengatasi hal tersebut. Cloud Computing hadir sebagai suatu paradigma yang memungkinkan pengguna mengakses informasi secara elektronik menggunakan perangkat fixed ataupun mobile device yang terkoneksi pada jaringan internet Cloud Computing menawarkan kolaborasi layanan Software as a Service (SaaS), layanan on demand, serta kemampuan akses kapan pun dimana pun. Dengan adanya Cloud Computing, maka dapat dibangun suatu sistem dengan nama E-Desa. Salah satu fitur yang ada pada E-Desa adalah aplikasi administrasi kependudukan desa berupa layanan permohonan SKK (Surat Kartu Keluarga), SKTP (Surat Kartu Tanda Penduduk), SKP (Surat Keterangan Pindah), SKKL (Surat Keterangan Kelahiran), SKKM (Surat Keterangan Kematian), SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik), SKSG (Surat Keterangan Serbaguna), SKU (Surat Keterangan Usaha), SKNA (Surat Keterangan Nikah), dan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), dimana untuk dapat menggunakan layanan tersebut pemerintah desa harus terlebih dahulu berlangganan melalui penyedia layanan Cloud Provider. Berdasarkan hasil dilakukannya pengujian alpha dan betha, dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi administrasi kependudukan desa sebagai Software as a Service Cloud E-Desa memberikan kemudahan dalam pengolahan data penduduk desa, menekan biaya operasional desa dan dapat memberikan pelayanan administrasi yang lebih optimal terhadap penduduk desa.
Ringkasan Alternatif
Village as the smallest part of the system of administrative governance in Indonesia, required to follow technological developments and continue to improve its ability for manage administrative data in the rural population. Currently the villages, in the rural population administration service system is still conventional, that impact to the village and the villagers, which often occurs human error, and waste of time and money. So it takes the appropriate use of technology to overcome it. Cloud Computing is present as a paradigm that allows users to access information electronically using a fixed or mobile device connected to the Internet network, Cloud Computing offers a collaborative service Software as a Service (SaaS), service on demand, and the ability to access anytime, anywhere. With the Cloud Computing, Then it can be built a system with the name E-Desa. One of the features of the E-Desa is a village population administration application service request form Family Card, Identity Card, Description Move Card, Description Birth Card, Description Death Card, Good Behavior Specification Card, Description Versatile Card, Description of Business Card, Description of Marriage Card, and Description Not Able Card, where to be able to use the service, village government must first subscribe through service Cloud Provider. Based on the results of testing done uses methode alpha and beta, of tests it can be concluded that the application of the village population administration as a Software as a Service Cloud E-Desa provides convenience in data processing villagers, reduce operating costs and the village can provide more optimal administrative services to the villagers.