Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Rancang Bangun Otomatis Frekuensi pada Output Generator Induksi Tiga Fasa Berbasis Arduino
Musthofa (2020) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Keberadaan pembangkit listrik tenaga mikrohidro merupakan salah satu solusi alternatif pada era modern ini. Permasalahan dari pembangkit ini adalah tidak sesuainya frekuensi yang dibangkitkan oleh generator terhadap debit alir yang tersedia. Dari permasalahan tersebut penulis menyelesaikan tersebut perlu pengaturan terhadap bukaan dan penggunaan beban pada kondisi-kondisi tersebut. Pada musim kemarau debit alir tidak mencukupi, dan perlu dilakukan pengaturan bukaan serta pembatasan beban generator. Tujuan yang ingin dicapai yaitu mendapatkan pembangkitan daya dan frekuensi listrik yang sesuai terhadap kondisi musim hujan dan kemarau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengukuran dan pengujian putaran generator terhadap bukaan secara manual. Langkah pengujian yang dilakukan dengan memutar bukaan valve step by step dari 0% sampai 100%. Kemudian diukur putaran turbin dengan menggunakan thaco meter. Kekurangan pada pembangkit ini adalah tidak stabilnya putaran pada generator yang menyebabkan keluaran frekuensi menjadi tidak sesuai dengan standart yang ada di indonesia. dengan pengendalian frekuensi secara otomatis akan menghasilkan putaran yang konstan untuk generator.output frekuensi pada generator kurang lebih 49,5 Hz sampai 50,5 Hz. Untuk mengatur putaran tersebut perlu adanya kendali arduino.
Ringkasan Alternatif
Microhidro power plant is one of the alternative solution in this modern era. The problem is that the corresponding frequensy is granted by the generator the available water discharge. So it is necessary to adjust the use of the load in these condition. In the summer season the flow debit is insufficient, and arrangment need to be made not as well as restriction on generator load. The goal to be achieved is to get electricity generation and frequency that are appropriete for the condition of the rainy and summer season. The method used in this study is the method of measuring and testing the generator rotation automaticlly. The step is done by rotating instead of the step by step walve from 0-100%. Then the turbine rotation is measured using a taco meter.the disadvantage of this generator is that the rotation of the generator is not stable, which causes the frequency otput to be out of line with the indonesian standards, by controlling the frequency automaticlly which will produce a constant rotation for the generator is approximately 49,5 hz to 50,5 hz. To adjust the rotation there is need for Arduino control.