Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Rancang Bangun Pengendali Kursi Roda Elektrik Berdasarkan Spektrum Gelombang Otak Sensor EEG (Elektronsefalogram)
Muhammad Dian Saputra NIM. (2017) | Skripsi | Teknik Elektro , Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Kursi roda merupakan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Pada umumnya, kursi roda yang ada saat ini masih dikendalikan dengan otot tangan atau digerakkan secara elektrik menggunakan Joystick, sehingga pengguna yang memiliki gangguan tidak hanya pada kakinya akan kesulitan untuk melakukan aktivitas tanpa bantuan orang lain. Maka perlu ada pengendalian kursi roda tanpa menggunakan otot tangan, salah satunya memanfaatkan perintah langsung dari spektrum/sinyal gelombang otak. Penulis merancang sebuah kursi roda elektrik yang dapat dikendalikan berdasarkan aktivitas gelombang otak, menggunakan sensor EEG Neurosky. Sensor EEG adalah alat yang dapat mendeteksi aktivitas gelombang otak manusia, sensor ini dapat difungsikan sebagai kendali untuk pergerakkan arah kursi roda, berdasarkan parameter Attention dan Deteksi kedipan. Penulis menggunakan perangkat laptop sebagai pusat kendali berbasis pemrograman LabVIEW yang dihubungkan dengan Arduino sebagai komunikasi antara komponen masukan dan keluaran, sensor jarak ultrasonic HCSR-04 digunakan sebagai pengaman kursi roda, agar berhenti saat ada hambatan di depan/belakang yang terdeteksi kurang dari 50 cm. Pergerakkan kursi roda dapat dikendalikan secara manual dan otomatis, dengan pergerakan maju, mundur, belok kanan dan belok kiri, dan tingkat rata-rata keberhasilan manual 100% sedangkan otomatis 80%. Kemampuan kursi roda dalam membawa beban pengguna adalah kurang dari 130 kg.
Ringkasan Alternatif
A wheelchair is a tool for people with disability. In generally, a wheelchair are still controlled by hand or by electrically using a Joystick, so users who have a disorder not only on his feet will be difficult to perform activities without the help by others. Then there needs to be control of the wheelchair without using hand muscles, one of them utilizing the command directly from the spectrum of the signal/brainwaves. The authors designed an electric wheelchair that can be controlled by brainwave activity, using NeuroSky EEG sensors. EEG sensor is a device that can detect the activity of human brainwaves, this sensor can be used for control on movement direction of wheelchair, based on the parameters Blink detection and Attention. The author uses the laptop as the central control device based on LabVIEW programming associated with Arduino as communication between the input and output components, ultrasonic distance sensors HCSR-04 be used as a safety wheelchair when there are obstacles detected in front of/behind detected less than 50 cm. Wheelchair movement can be controlled manually and automatically, with the movement forward, backward, turn right and turn left. and an average success rate of manual 100% whereas the automatic 80%. Wheelchair ability in bringing user load is less than 130 kg.