Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Rancang Bangun Proteksi Arus Lebih Transformator Tenaga
Muhammad Akbar Abdul Jabbar (2021) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Proteksi sistem tenaga listrik bertujuan untuk mengidentifikasi gangguan dan melepaskan peralatan sistem tenaga listrik yang mengalami gangguan. Salah satu peralatan sistem tenaga listrik adalah transformator tenaga. Dalam operasi penyaluran tenaga listrik transformator tenaga harus beroperasi secara maksimal, mengingat pentingnya fungsi dari transformator tenaga dalam penyaluran tenaga listrik maka dibutuhkan sebuah proteksi dari gangguan internal maupun eksternal. Salah satu gangguan eksternal yang sering terjadi adalah arus lebih yang disebabkan karena gangguan fasa maupun gangguan tanah. Peralatan proteksi yang digunakan terhadap gangguan fasa menggunakan relai arus lebih (OCR) dan terhadap gangguan tanah menggunakan relai gangguan tanah (GFR). Pada tugas akhir ini penyusun membuat simulator proteksi arus lebih gangguan fasa dan gangguan tanah pada transformator tenaga dengan kapasitas 7,5 kVA dengan rasio tegangan 380/220 V. Adapun pemasangan proteksi terhadap gangguan arus lebih menggunakan relai Mikro MK1000A dan dan relai SPAJ 140 C dengan rasio Current transformer 30/5 amper yang dililit sebanyak enam kali sehingga rasio menjadi 1/1 amper, dengan beban maksimum 0,63 amper di sisi sekunder dan 0,43 amper di sisi primer transformator. Relai SPAJ 140 C sebagai pengaman utama dan relai Mikro MK1000A sebagai pengaman cadangan untuk gangguan disisi sekunder transformator. Untuk setting arus time delay pada pengaman utama 0,68 A sedangkan pengaman cadangan 0,5 A. Untuk koordinasi antar relai dibedakan berdasarkan waktu kerja pengaman utama 0,4 detik setting tms 0,08 sedangkan untuk waktu pengaman cadangan 0,8 detik setting tms 0,1. Relai SPAJ 140 C dan relai Mikro Mk1000 bekerja mengamankan transformator ketika terjadi gangguan fasa maupun gangguan tanah.
Ringkasan Alternatif
Electrical power system protection aims to identify disturbances and remove the electrical power system equipment that is experiencing interference. One of the electrical power system equipment is a power transformer. In the operation of electricity distribution, the power transformer must operate optimally, given the important function of the power transformer in the distribution of electric power, it requires protection from internal and external disturbances. One of the external disturbances that often occurs is overcurrent which is caused by phase faults and ground faults. Protection equipment used against phase faults uses an overcurrent relay (OCR) and against ground disturbances using a ground fault relay (GFR). In this final project, the compilers made a phase fault and ground fault overcurrent protection simulator on a power transformer with a capacity of 7.5 kVA with a voltage ratio of 380/220 V. Ratio current transformerof 30/5 amperes wrapped around six times so that the ratio becomes 1/1 ampere, with a maximum load of 0.63 amperes on the secondary side and 0.43 amperes on the primary side of the transformer. SPAJ 140 C relay as the main security and MK1000A Micro relay as a backup safety for the transformer secondary side faults. For thesetting currentthe time delay on the main safety is 0.68 A while the backup security is 0.5 A. For coordination between relays, it is differentiated based on the main safety working time of 0.4 seconds, the setting of tms is 0.08 while for the backup safety time of 0.8 seconds the setting of tms 0.1. SPAJ 140 C relay and Mk1000 Micro relay work to secure the transformer when there is a phase fault or ground fault.
Sumber
Judul Serupa
  • Rancang Bangun Proteksi Arus Lebih Transformator Tenaga