Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
RANCANGAN UPAH OPERATOR DENGAN PENDEKATAN EFISIENSI
KERJA DI PT. KARSIMA UTAMA KARYA BAGIAN PELEBURAN
OKTA LILIK HERMANTO (2006) | Skripsi | Teknik Industri , Teknik Industri
Bagikan
Ringkasan
Efisiensi kerja merupakan faktor utama yang harus di perhatikan untuk
meningkatkan produktivitas karena dengan pengukuran efisiensi kerja, dapat
dibandingkan besarnya input yang digunakan dengan output yang diperoleh.
Rancangan sistem upah dengan pendekatan analisis efisiensi kerja pada bagian
peleburan bahan baku bentoik di PT. Karsima Utama Karya dilakukan dengan
pengukuran terhadap waktu produksi di bagian tersebut.
Salah satu faktor yang memotivasi tenaga kerja untuk bekerja adalah
kesesuaian upah yang diberikan perusahaan. Upah yang diterima adalah sebesar
upah dasar ditambah dengan insentif. Dasar penetapan pembayaran insentif yang
dibayarkan adalah efisiensi kerja operator yang diukur berdasarkan output yang
dihasilkan dibandingkan dengan standar output yang ditetapkan. Maka dari itu
penulis bermaksud membuat atau merancang sebuah sistem upah dengan
pendekatan terhadap efisiensi kerja, dengan harapan akan tercipta sebuah sistem
upah yang dirasakan adil baik bagi perusahaan maupun bagi karyawan.
Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metoda Day Work, Standard
Hour Plan, Piecework Plan, Hasley Plan, Bedaux Plan, dan Rowan Plan sebagai
metode rancangan upah, dipilih metode Standard Hour Plan sebagai metode
perhitungan upah yang paling optimum karena memperhatikan jam kerja yang
digunakan dan output kerja yang dihasilkan. Upah yang diterima operator (Yw) =
1.38, sesuai dengan efisiensi kerjanya (X) = 1.38, (Yw = X). Berikut tabel
perbandingan rancangan upah.
1 jam 2 jam 6 jam 7 jam 8 jam Waktu dan Output
Metode 569 Kg 1138 Kg 3414 Kg 3983 Kg 4552 Kg
1 Upah Perusahaan Rp2.200 Rp4.400 Rp13.200 Rp15.000 Rp19.400
2 Day Work Plan Rp2.200 Rp4.400 Rp13.200 Rp15.000 Rp15.000
3 Piecework Plan Rp2.200 Rp4.600 Rp13.700 Rp15.900 Rp18.200
4 Standard Hour Plan Rp3.036 Rp6.072 Rp18.216 Rp21.252 Rp24.288
5 Halsey Plan Rp2.500 Rp5000 Rp15.000 Rp17.500 Rp20.000
6 Bedaux Plan Rp2.700 Rp5.400 Rp16.200 Rp18.900 Rp21.600
7 Rowan Plan Rp2.750 Rp5.500 Rp16.500 Rp19.250 Rp22.000
Rancangan sistem upah operator dengan pendekatan efisiensi kerja
diharapkan dapat memberikan upah yang sesuai bagi operator sehingga
produktivitas perusahaan meningkat.
Ringkasan Alternatif
Efisiensi kerja merupakan faktor utama yang harus di perhatikan untuk
meningkatkan produktivitas karena dengan pengukuran efisiensi kerja, dapat
dibandingkan besarnya input yang digunakan dengan output yang diperoleh.
Rancangan sistem upah dengan pendekatan analisis efisiensi kerja pada bagian
peleburan bahan baku bentoik di PT. Karsima Utama Karya dilakukan dengan
pengukuran terhadap waktu produksi di bagian tersebut.
Salah satu faktor yang memotivasi tenaga kerja untuk bekerja adalah
kesesuaian upah yang diberikan perusahaan. Upah yang diterima adalah sebesar
upah dasar ditambah dengan insentif. Dasar penetapan pembayaran insentif yang
dibayarkan adalah efisiensi kerja operator yang diukur berdasarkan output yang
dihasilkan dibandingkan dengan standar output yang ditetapkan. Maka dari itu
penulis bermaksud membuat atau merancang sebuah sistem upah dengan
pendekatan terhadap efisiensi kerja, dengan harapan akan tercipta sebuah sistem
upah yang dirasakan adil baik bagi perusahaan maupun bagi karyawan.
Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metoda Day Work, Standard
Hour Plan, Piecework Plan, Hasley Plan, Bedaux Plan, dan Rowan Plan sebagai
metode rancangan upah, dipilih metode Standard Hour Plan sebagai metode
perhitungan upah yang paling optimum karena memperhatikan jam kerja yang
digunakan dan output kerja yang dihasilkan. Upah yang diterima operator (Yw) =
1.38, sesuai dengan efisiensi kerjanya (X) = 1.38, (Yw = X). Berikut tabel
perbandingan rancangan upah.
1 jam 2 jam 6 jam 7 jam 8 jam Waktu dan Output
Metode 569 Kg 1138 Kg 3414 Kg 3983 Kg 4552 Kg
1 Upah Perusahaan Rp2.200 Rp4.400 Rp13.200 Rp15.000 Rp19.400
2 Day Work Plan Rp2.200 Rp4.400 Rp13.200 Rp15.000 Rp15.000
3 Piecework Plan Rp2.200 Rp4.600 Rp13.700 Rp15.900 Rp18.200
4 Standard Hour Plan Rp3.036 Rp6.072 Rp18.216 Rp21.252 Rp24.288
5 Halsey Plan Rp2.500 Rp5000 Rp15.000 Rp17.500 Rp20.000
6 Bedaux Plan Rp2.700 Rp5.400 Rp16.200 Rp18.900 Rp21.600
7 Rowan Plan Rp2.750 Rp5.500 Rp16.500 Rp19.250 Rp22.000
Rancangan sistem upah operator dengan pendekatan efisiensi kerja
diharapkan dapat memberikan upah yang sesuai bagi operator sehingga
produktivitas perusahaan meningkat.