Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Realisasi Antena Mikrostrip Persegi Panjang Pada Radar altimeter Menggunakan Metode Rekayasa Elektromagnetik Berbahan Dasar Floral Foam
Nurfiana (2020) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Keterbatasan nilai permitivitas anisotropik material elektromagnetik alami pada antena mikrostrip menjadi salah satu bahasan para peneliti. Permitivitas yang tinggi dalam penggunaan substrat dibutuhkan untuk miniaturisasi dimensi antena mikrostrip terutama yang bekerja pada daerah frekuensi SHF seperti antena pada radar altimeter pesawat. Material dielektrik artifisial yang digunakan memiliki permitivitas anisotropik dengan struktur dasar silinder menggunakan substrat floral foam. Floral foam dipilih karena memiliki rugi-rugi rendah untuk menggantikan penggunaan FR4-Epoxy sebagai substrat pada antena mikrostrip persegi panjang. Untuk meningkatkan nilai permitivitas anisotropik floral foam yang memiliki nilai permitivitas alami 1,25 dilakukan rekayasa elektromagnetik dengan memasangkan sejumlah kawat konduktor tipis menembus permukaan floral foam menggunakan mode gelombang Transverse Magnetic21 atau biasa disebut TM21. Baik antena mikrostrip konvensional maupun artifisial bekerja pada rentang frekuensi 4200 MHz-4500 MHz. Berdasarkan hasil pengukuran, antena mikrostrip artifisial yang disisipi kawat konduktor sebanyak 12 buah memiliki dimensi lebar antena lebih kecil sebesar 3,125% dibandingkan lebar antena mikrostrip konvensional dan memiliki dimensi panjang lebih kecil sebesar 19,5% dibandingkan antena mikrostrip konvensional serta mengalami kenaikan nilai permitivitas dielektrik dari 1,25 menjadi 2,21.
Ringkasan Alternatif
The limitation of the anisotropic permittivity value of natural electromagnetic material in microstrip antennas is one of the topics among researchers. High permitivity in substrate use is needed to miniaturize the dimensions of microstrip antennas, especially those that work on SHF frequency regions such as antennas on aircraft radar altimeters. Artificial dielectric material used has anisotropic permittivity with a cylindrical base structure using a floral foam substrate. Floral foam was chosen because it has low losses to replace the use of FR4-Epoxy as a substrate on a rectangular microstrip antenna. To increase the anisotropic floral foam permittivity value which has a natural permittivity value of 1,25 electromagnetic engineering is done by pairing a number of thin conductor wires through the floral foam surface using TM21 wave mode. Both conventional and artificial microstrip antennas work in the frequency range of 4200 MHz - 4500 MHz. Based on measurements, 12 artificial microstrip antennas inserted by conductor wire have smaller antenna width dimensions of 3,125% compared to conventional microstrip antenna widths and have smaller dimensions of 19,5% compared to conventional microstrip antennas and increase dielectric permittivity values from 1,25 to 2,21.